MN 92

Selasutta

Khotbah kepada Sela

Majjhima Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

mn92:27.1

Atha kho āyasmā selo sapariso eko vūpakaṭṭho appamatto ātāpī pahitatto viharanto nacirasseva—yassatthāya kulaputtā sammadeva agārasmā anagāriyaṁ pabbajanti, tadanuttaraṁ—brahmacariyapariyosānaṁ diṭṭheva dhamme sayaṁ abhiññā sacchikatvā upasampajja vihāsi.

Kemudian Yang Mulia Sela beserta rombongannya, hidup menyendiri, terasing, tekun, bersemangat, dan bertekad bulat, tidak lama kemudian mencapai tujuan tertinggi kehidupan suci yang menjadi alasan para putra keluarga dengan benar meninggalkan kehidupan rumah tangga menuju kehidupan tanpa rumah—mereka merealisasikannya sendiri dengan pengetahuan langsung dalam kehidupan ini juga, dan berdiam di dalamnya.

mn92:27.2

“Khīṇā jāti, vusitaṁ brahmacariyaṁ, kataṁ karaṇīyaṁ, nāparaṁ itthattāyā”ti abbhaññāsi.

Mereka memahami: “Kelahiran telah berakhir, kehidupan suci telah dijalani, apa yang harus dilakukan telah dilakukan, tidak ada lagi yang tersisa untuk kehidupan ini.”

mn92:27.3

Aññataro kho panāyasmā selo sapariso arahataṁ ahosi.

Dan Yang Mulia Sela beserta rombongannya menjadi para Arahant.

SUMBER TEKS
English · Bhikkhu SujatoSumber ↗