mn92:25.1 Kemudian, ketika malam telah berlalu, Keṇiya sang pertapa menyiapkan makanan keras dan lunak yang lezat di pertapaannya sendiri. Lalu ia memberitahukan waktunya kepada Bhagavā, dengan berkata,
mn92:25.2 “Sudah waktunya, Bhante Gotama, hidangan telah siap.”
mn92:25.3 Kemudian Sang Bhagavā merapikan jubah-Nya pada pagi hari, membawa mangkuk dan jubah, dan mendatangi pertapaan Keṇiya si jaṭila. Setelah tiba, Beliau duduk di tempat yang telah disediakan bersama dengan Saṅgha para bhikkhu.
mn92:25.4 Kemudian Keṇiya si jaṭila dengan tangannya sendiri melayani dan memuaskan Saṅgha para bhikkhu yang dipimpin oleh Sang Buddha dengan berbagai makanan keras dan lunak yang lezat.
mn92:25.5 Setelah Sang Buddha selesai makan dan mencuci tangan serta mangkuknya, Keṇiya si pertapa berambut kusut mengambil tempat duduk rendah dan duduk di satu sisi.
mn92:25.6 Ketika Keṇiya si pertapa berambut kusut telah duduk di satu sisi, Sang Buddha mengungkapkan penghargaannya dengan syair-syair berikut: