mn91:8.1 Kemudian Uttara, pemuda itu, berpikir,
mn91:8.2 “Pertapa Gotama sungguh memiliki tiga puluh dua tanda-tanda seorang manusia agung.
mn91:8.3 Mengapa aku tidak mengikuti Pertapa Gotama dan mengamati perilaku serta gerak-geriknya?”
mn91:8.4 Maka Uttara, brahmana muda itu, mengikuti Bhagavā bagaikan bayangan yang tak pernah lepas selama tujuh bulan.
mn91:8.5 Setelah tujuh bulan berlalu, brahmana muda Uttara itu berangkat mengembara menuju Mithilā di negeri Videha.
mn91:8.6 Dalam perjalanan berkeliling secara bertahap, ia sampai di Mithilā dan mendatangi brahmana Brahmāyu. Setelah mendekat, ia memberi hormat kepada brahmana Brahmāyu dan duduk di satu sisi. Ketika Uttara sang pemuda telah duduk di satu sisi, brahmana Brahmāyu berkata kepadanya:
mn91:8.7 "Wahai Uttara yang terkasih, apakah kabar tentang Yang Mulia Gotama itu memang sesuai dengan kenyataan, tidak berbeda dari yang sebenarnya?"
mn91:8.8 "Dan apakah Yang Mulia Gotama itu memang demikian adanya, tidak berbeda dari gambaran itu?"
mn91:8.9 "Benar, Tuan, kabar tentang Yang Mulia Gotama itu memang sesuai dengan kenyataan, tidak berbeda dari yang sebenarnya;
mn91:8.10 demikianlah adanya Yang Mulia Gotama itu, tidak berbeda dari gambaran itu."
mn91:8.11 Dan Yang Mulia Gotama itu memiliki tiga puluh dua tanda-tanda orang besar.