mn91:4.1 Pada saat itu, brahmana Brahmāyu memiliki seorang murid bernama Uttara, seorang pemuda brahmana yang telah menguasai tiga Veda, dengan kosakata, upacara, fonologi, dan sejarah sebagai kelima, mahir dalam tata bahasa, ahli dalam filsafat, dan tidak keliru dalam tanda-tanda orang besar.
mn91:4.2 Kemudian brahmana Brahmāyu berkata kepada pemuda brahmana Uttara:
mn91:4.3 “Anakku Uttara, Petapa Gotama ini, putra Sakya, yang meninggalkan keduniawian dari keluarga Sakya, sedang berkelana di negeri Videha bersama dengan sejumlah besar bhikkhu, sekitar lima ratus bhikkhu.
mn91:4.4 Dan tentang Yang Mulia Gotama itu, kabar baik yang termasyhur ini telah tersebar luas:
mn91:4.5 ‘Sang Bhagavā adalah seorang yang layak menerima penghormatan, yang telah mencapai penerangan sempurna … (lengkapnya seperti sebelumnya) …’
mn91:4.6 ‘Sungguh baik untuk dapat bertemu dengan para arahat yang demikian itu.’
mn91:4.7 Pergilah, anakku Uttara, temui petapa Gotama itu; setelah menemuinya, selidikilah petapa Gotama itu, apakah kabar termasyhur tentang Yang Mulia Gotama itu memang benar adanya, ataukah tidak demikian;
mn91:4.8 apakah Yang Mulia Gotama itu memang seperti yang dikabarkan, ataukah tidak demikian.
mn91:4.9 Melalui engkau, aku akan mengenal Yang Mulia Gotama itu.”