mn91:29.1 Kemudian brahmana Brahmāyu mendekati Sang Bhagavā, dan setelah mendekat, ia bertukar salam dengan Beliau.
mn91:29.2 Setelah saling bertukar salam dan percakapan ramah, ia duduk di satu sisi.
mn91:29.3 Setelah duduk di satu sisi, brahmana Brahmāyu mengamati tubuh Bhagavā untuk melihat tiga puluh dua tanda seorang manusia agung.
mn91:29.4 Brahmana Brahmāyu melihat tiga puluh dua tanda manusia agung pada tubuh Bhagavā, kecuali dua di antaranya.
mn91:29.5 Mengenai dua tanda manusia agung itu, ia ragu-ragu, bimbang, tidak yakin, dan tidak tenteram—
mn91:29.6 yaitu apakah alat kelaminnya terselubung dalam selaput, dan kelebaran lidahnya.
mn91:29.7 Kemudian brahmana Brahmāyu berkata kepada Bhagavā dalam syair:
mn91:29.8 “Tiga puluh dua tanda yang telah kudengar,
mn91:29.9 tanda-tanda seorang manusia agung;
mn91:29.10 Dua hal yang tidak kulihat
mn91:29.11 pada tubuh Gotama yang mulia.
mn91:29.12 Apakah bagian pribadi Yang Mulia terselubung kulup,
mn91:29.13 wahai manusia tertinggi?
mn91:29.14 Meskipun disebut dengan kata berjenis feminin,
mn91:29.15 mungkinkah lidahmu adalah lidah yang jantan?
mn91:29.16 Mungkinkah engkau memiliki lidah yang lebar,
mn91:29.17 sebagaimana yang telah kami ketahui?
mn91:29.18 Ulurkanlah lidah yang lebar itu,
mn91:29.19 dan hilangkanlah keraguanku, wahai petapa.
mn91:29.20 Demi kebaikan dan manfaat dalam kehidupan ini,
mn91:29.21 dan demi kebahagiaan di kehidupan yang akan datang.
mn91:29.22 Kami mohon kesempatan untuk bertanya,
mn91:29.23 apa pun yang kami inginkan.”