‹
MN 90

Kaṇṇakatthalasutta

Kannakatthala Sutta

Majjhima Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA MN 90

Tokoh, tempat, dan gagasan utamanya

Raja Pasenadi membawa sejumlah pertanyaan tentang pengetahuan sempurna, perbedaan manusia, para dewa, dan Brahmā. Buddha menjawab dengan membedakan pertanyaan secara cermat agar tidak terjebak dalam rumusan yang menyesatkan. Inilah Kaṇṇakatthala Sutta.

Potret Buddha
TOKOH

Buddha

Guru yang meluruskan pertanyaan raja satu demi satu.

Raja Pasenadi
TOKOH

Raja Pasenadi

Raja Kosala yang mengajukan pertanyaan tentang manusia, dewa, dan pengetahuan.

TEMPAT

Ujuññā

Taman rusa Kaṇṇakatthala tempat dialog berlangsung.

GAGASAN

Pertanyaan harus dirumuskan tepat

Jawaban yang baik dimulai dengan membedakan apa yang sebenarnya ditanyakan dan syarat yang membuat perbandingan menjadi adil.

Visual pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

Sinopsis singkat

Raja Pasenadi menemui Buddha di Kaṇṇakatthala dan menanyakan beberapa persoalan: apakah semua kasta memiliki kemampuan yang sama, apakah para dewa benar-benar ada, dan bagaimana seseorang dapat berhubungan dengan alam Brahmā. Buddha membedakan kesetaraan dalam potensi latihan dari perbedaan yang muncul karena usaha dan kualitas yang dikembangkan. Percakapan juga melibatkan pejabat kerajaan seperti Vidūḍabha dan brahmana Sañjaya, sehingga pertanyaan tentang dewa tidak dijawab sebagai spekulasi sederhana tetapi diperiksa dari sisi pengalaman dan kamma. Sutta memperlihatkan seorang raja menguji persoalan sosial dan kosmologis langsung kepada Buddha melalui rangkaian tanya jawab.

mn90:2.1 Pada saat itu, Raja Pasenadi dari Kosala telah tiba di Uruññā karena suatu urusan.

mn90:2.2 Kemudian Raja Pasenadi dari Kosala memanggil seorang pria dan berkata,

mn90:2.3 “Wahai pria yang baik, pergilah menghadap Bhagavā. Setelah menghadap, sujudlah dengan kepalamu di kaki Bhagavā atas namaku, dan tanyakan apakah Beliau sehat, bebas dari penyakit, ringan, kuat, dan hidup dengan nyaman:

mn90:2.4 ‘Yang Mulia, Raja Pasenadi dari Kosala bersujud dengan kepalanya di kaki Bhagavā, dan menanyakan apakah Bhagavā sehat, bebas dari penyakit, ringan, kuat, dan hidup dengan nyaman.’

mn90:2.6 ‘Yang Mulia, hari ini Raja Pasenadi dari Kosala, setelah menyelesaikan makan paginya, akan datang menghadap Bhagavā.’”

mn90:2.7 “Baik, Baginda,” jawab orang itu. Setelah menjawab demikian, ia mendatangi Bhagavā; setelah mendekat, ia memberi hormat kepada Bhagavā dan duduk di satu sisi. Setelah duduk di satu sisi, orang itu berkata kepada Bhagavā:

mn90:2.8 “Yang Mulia, Raja Pasenadi dari Kosala bersujud dengan kepalanya di kaki Bhagavā, menanyakan tentang kesehatan, ketidakberpenyakitian, keringanan tubuh, kekuatan, dan kediaman yang nyaman;

mn90:2.10 ‘Yang Mulia, hari ini Raja Pasenadi dari Kosala, setelah makan pagi dan selesai bersantap, akan datang menemui Bhagavā.’”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.