
Buddha
Guru yang meluruskan pertanyaan raja satu demi satu.
Kannakatthala Sutta
Raja Pasenadi membawa sejumlah pertanyaan tentang pengetahuan sempurna, perbedaan manusia, para dewa, dan Brahmā. Buddha menjawab dengan membedakan pertanyaan secara cermat agar tidak terjebak dalam rumusan yang menyesatkan. Inilah Kaṇṇakatthala Sutta.

Guru yang meluruskan pertanyaan raja satu demi satu.

Raja Kosala yang mengajukan pertanyaan tentang manusia, dewa, dan pengetahuan.
Taman rusa Kaṇṇakatthala tempat dialog berlangsung.
Jawaban yang baik dimulai dengan membedakan apa yang sebenarnya ditanyakan dan syarat yang membuat perbandingan menjadi adil.
Raja Pasenadi menemui Buddha di Kaṇṇakatthala dan menanyakan beberapa persoalan: apakah semua kasta memiliki kemampuan yang sama, apakah para dewa benar-benar ada, dan bagaimana seseorang dapat berhubungan dengan alam Brahmā. Buddha membedakan kesetaraan dalam potensi latihan dari perbedaan yang muncul karena usaha dan kualitas yang dikembangkan. Percakapan juga melibatkan pejabat kerajaan seperti Vidūḍabha dan brahmana Sañjaya, sehingga pertanyaan tentang dewa tidak dijawab sebagai spekulasi sederhana tetapi diperiksa dari sisi pengalaman dan kamma. Sutta memperlihatkan seorang raja menguji persoalan sosial dan kosmologis langsung kepada Buddha melalui rangkaian tanya jawab.
mn90:10.1 “Sir, I am not asking you about this life,
mn90:10.2 but about the life to come.”
mn90:10.6 “Great king, there are these five factors that support meditation.
mn90:10.7 What five?
mn90:10.8 It’s when a mendicant has faith in the Realized One’s awakening:
mn90:10.9 ‘That Blessed One is perfected, a fully awakened Buddha, accomplished in knowledge and conduct, holy, knower of the world, supreme guide for those fit for training, teacher of gods and humans, awakened, blessed.’
mn90:10.10 They are rarely ill or unwell. Their stomach digests well, being neither too hot nor too cold, but just right, and fit for meditation.
mn90:10.11 They’re not devious or deceitful. They reveal themselves honestly to the Teacher or sensible spiritual companions.
mn90:10.12 They live with energy roused up for giving up unskillful qualities and embracing skillful qualities. They’re strong, staunchly vigorous, not slacking off when it comes to developing skillful qualities.
mn90:10.13 They’re wise. They have the wisdom of arising and passing away which is noble, penetrative, and leads to the complete ending of suffering.
mn90:10.14 These are the five factors that support meditation.
mn90:10.15 There are these four classes:
mn90:10.16 aristocrats, brahmins, peasants, and menials.
mn90:10.17 If they had these five factors that support meditation,
mn90:10.18 that would be for their lasting welfare and happiness.”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.