mn89:8.1 “Baginda Raja, itulah vihara-Nya dengan pintu tertutup. Mendekatilah dengan tenang, tanpa tergesa-gesa; masuklah ke serambi, berdehemlah, dan ketuklah daun pintu. Bhagavā akan membukakan pintu untuk Baginda.”
BAGIAN 8
mn89:8.2 Raja Pasenadi dari Kosala seketika itu juga menyerahkan pedang dan serbannya kepada Dīgha Kārāyana,
mn89:8.3 Kemudian Dīgha Kārāyana berpikir:
mn89:8.4 “Sang raja kini menginginkan privasi. Saya sebaiknya menunggu di sini.”
mn89:8.5 Kemudian Raja Pasenadi dari Kosala mendekati vihara yang berpintu tertutup itu dengan tenang, tanpa tergesa-gesa, memasuki serambi, berdehem, dan mengetuk daun pintu. Bhagavā membukakan pintu.