Dan dengan cara ini pula, brahmana, hal itu dapat dipahami bahwa mereka yang kita cintai adalah sumber dari kesedihan, ratapan, penderitaan, dukacita, dan keputusasaan.
Dengan cara ini pula, brahmana, hendaknya dapat dipahami bahwa kesedihan, ratap tangis, duka, kesengsaraan, dan keputusasaan yang berasal dari yang tercinta, semuanya bersumber dari yang tercinta.
Karena kematian istrinya itu, ia menjadi gila dan kehilangan akal sehatnya. Ia berkeliling dari jalan ke jalan dan dari persimpangan ke persimpangan sambil berkata,
Dengan cara ini pula, brahmana, hendaknya dipahami bahwa orang-orang yang kita cintai adalah sumber kesedihan, ratapan, penderitaan, duka, dan keputusasaan.