MN 85

Bodhirājakumārasutta

Khotbah dengan Pangeran Bodhi

Majjhima Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA MN 85

Tokoh, tempat, dan gagasan utamanya

Pangeran Bodhi berharap kebahagiaan diperoleh melalui penderitaan. Buddha menanggapinya dengan kisah pencarian-Nya sendiri dan menjelaskan lima kualitas yang dibutuhkan seorang siswa agar latihan berbuah. Inilah Bodhirājakumāra Sutta.

Potret Buddha
TOKOH

Buddha

Guru yang menceritakan pencarian sebelum pencerahan dan jalan yang ditemukannya.

TOKOH

Pangeran Bodhi

Pangeran yang mengundang Buddha ke istana Kokanada.

TEMPAT

Suṁsumāragira

Kota tempat istana baru Pangeran Bodhi berada.

GAGASAN

Lima kualitas siswa

Keyakinan, kesehatan, kejujuran, semangat, dan kebijaksanaan membuat seseorang siap dibimbing menuju pembebasan.

Visual pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

mn85:49.1 Kemudian, Pangeran, setelah aku berdiam di Uruvelā selama yang kukehendaki, aku berangkat menuju Bārāṇasī.

mn85:49.2 Ketika aku sedang menempuh perjalanan di antara Gayā dan Bodhi, Pangeran, Upaka si Ājīvaka melihatku.

mn85:49.4 ‘Sahabat, indriamu sangat jernih, kulitmu bersih dan cemerlang.

mn85:49.5 “Sahabat, atas nama siapa engkau meninggalkan keduniawian? Siapakah gurumu? Ajaran siapakah yang engkau percayai?”

mn85:49.6 Ketika ditanya demikian, aku, Pangeran, menjawab Upaka si Ājīvaka dalam syair:

mn85:49.7 “Aku adalah penakluk segala, pengenal segala,

mn85:49.8 tidak ternoda di tengah segala fenomena;

mn85:49.9 aku telah melepaskan segala, terbebas dalam padamnya nafsu keinginan.”

mn85:49.10 Karena aku mengetahuinya sendiri, siapakah yang harus kuikuti?

mn85:49.12 Tidak ada seorang pun yang setara denganku.

mn85:49.15 Sebab di dunia ini, aku adalah yang telah sempurna,

mn85:49.17 Aku sendirilah yang telah tercerahkan sempurna,

mn85:49.22 aku akan memukul genderang keabadian!’

mn85:49.23 ‘Sesuai dengan apa yang engkau nyatakan, sahabat, engkau seharusnya menjadi Sang Penakluk Tanpa Batas.’

mn85:49.24 ‘Para penakluk adalah mereka yang, seperti aku,

mn85:49.25 yang telah mencapai akhir kekotoran batin.

mn85:49.26 Telah kutaklukkan kualitas-kualitas jahat, Upaka—

mn85:49.27 maka dari itu, Upaka, aku adalah seorang penakluk.’

mn85:49.28 Setelah aku berkata demikian, Upaka si pengikut Ājīvaka berkata, ‘Jika engkau berkata demikian, sahabat.’ Sambil menggelengkan kepalanya, ia mengambil jalan yang salah dan pergi.

SUMBER TEKS
Indonesia · diterjemahkan dengan bantuan AI
English · Bhikkhu SujatoSumber ↗

Terjemahan Indonesia dibuat dengan bantuan AI oleh Bunbun.