‹
MN 82

Raṭṭhapālasutta

Khotbah tentang Raṭṭhapāla

Majjhima Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA MN 82

Tokoh, tempat, dan gagasan utamanya

Raṭṭhapāla meninggalkan kemewahan dan menjadi bhikkhu meski ditentang keluarganya. Saat pulang, ia menjelaskan kepada Raja Koravya empat ringkasan Dhamma tentang dunia yang rapuh dan tidak pernah memuaskan. Inilah Raṭṭhapāla Sutta.

TOKOH

Raṭṭhapāla

Putra keluarga kaya yang memilih kehidupan tanpa rumah dan mencapai pembebasan.

TOKOH

Raja Koravya

Raja yang bertanya mengapa Raṭṭhapāla meninggalkan dunia tanpa didorong penderitaan biasa.

TEMPAT

Thullakoṭṭhita, negeri Kuru

Kampung halaman Raṭṭhapāla dan latar kepulangannya.

GAGASAN

Empat ringkasan Dhamma

Dunia tersapu usia, tanpa pelindung sejati, tanpa kepemilikan kekal, dan selalu haus akan lebih banyak.

Visual pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

Sinopsis singkat

Raṭṭhapāla berasal dari keluarga kaya di negeri Kuru. Setelah mendengar Buddha, ia ingin meninggalkan kehidupan rumah tangga, tetapi orang tuanya menolak. Ia melakukan mogok makan sampai mereka akhirnya mengizinkan dengan syarat kelak kembali berkunjung. Setelah menjadi bhikkhu dan mencapai tujuan latihan, Raṭṭhapāla pulang. Keluarganya mencoba menariknya kembali dengan kekayaan dan mantan istri, tetapi ia tidak tergoyahkan. Raja Koravya kemudian bertanya mengapa seseorang yang masih muda, sehat, kaya dan tidak kehilangan kerabat memilih kehidupan tanpa rumah. Raṭṭhapāla menjawab dengan empat ringkasan Dhamma: dunia tidak stabil, tidak memiliki pelindung, tidak benar-benar dapat dimiliki, dan manusia terus mengejar keinginan tanpa pernah merasa cukup.

mn82:39.1 Saṁvijjante kho, bho raṭṭhapāla, imasmiṁ rājakule hatthikāyāpi assakāyāpi rathakāyāpi pattikāyāpi, amhākaṁ āpadāsu pariyodhāya vattissanti.

mn82:39.2 ‘Atāṇo loko anabhissaro’ti—

mn82:39.4 Imassa pana, bho raṭṭhapāla, bhāsitassa kathaṁ attho daṭṭhabbo”ti?

mn82:39.5 “Taṁ kiṁ maññasi, mahārāja,

mn82:39.6 atthi te koci anusāyiko ābādho”ti?

mn82:39.7 “Atthi me, bho raṭṭhapāla, anusāyiko ābādho.

mn82:39.8 Appekadā maṁ, bho raṭṭhapāla, mittāmaccā ñātisālohitā parivāretvā ṭhitā honti:

mn82:39.9 ‘idāni rājā korabyo kālaṁ karissati, idāni rājā korabyo kālaṁ karissatī’”ti.

mn82:39.11 labhasi tvaṁ te mittāmacce ñātisālohite:

mn82:39.12 ‘āyantu me bhonto mittāmaccā ñātisālohitā, sabbeva santā imaṁ vedanaṁ saṁvibhajatha, yathāhaṁ lahukatarikaṁ vedanaṁ vediyeyyan’ti—

mn82:39.13 udāhu tvaṁyeva taṁ vedanaṁ vediyasī”ti?

mn82:39.14 “Nāhaṁ, bho raṭṭhapāla, labhāmi te mittāmacce ñātisālohite:

mn82:39.15 ‘āyantu me bhonto mittāmaccā ñātisālohitā, sabbeva santā imaṁ vedanaṁ saṁvibhajatha, yathāhaṁ lahukatarikaṁ vedanaṁ vediyeyyan’ti.

mn82:39.16 Atha kho ahameva taṁ vedanaṁ vediyāmī”ti.

mn82:39.17 “Idaṁ kho taṁ, mahārāja, tena bhagavatā jānatā passatā arahatā sammāsambuddhena sandhāya bhāsitaṁ:

mn82:39.19 yamahaṁ ñatvā ca disvā ca sutvā ca agārasmā anagāriyaṁ pabbajito”ti.

mn82:39.20 “Acchariyaṁ, bho raṭṭhapāla, abbhutaṁ, bho raṭṭhapāla.

mn82:39.21 Yāva subhāsitaṁ cidaṁ tena bhagavatā jānatā passatā arahatā sammāsambuddhena:

mn82:39.23 Atāṇo hi, bho raṭṭhapāla, loko anabhissaro.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.