Dengan mengetahui dan melihat demikian, pikirannya terbebas dari noda keinginan indrawi, noda keinginan untuk terlahir kembali, dan noda ketidaktahuan.
Ia memahami: ‘Kelahiran telah berakhir, kehidupan suci telah dijalani, apa yang harus dilakukan telah dilakukan, tidak ada lagi yang tersisa untuk kehidupan ini.’