MN 7

Vatthasutta

Khotbah tentang Perumpamaan Kain

Majjhima Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA DALAM SUTTA INI

Dengan perumpamaan kain, sutta ini menunjukkan bahwa batin yang ternoda sulit menerima warna yang indah. Bila noda dilepaskan, keyakinan dan kejernihan dapat berkembang dengan alami.

Tokoh · Visual menyusul

Buddha

Guru yang menggunakan perumpamaan sederhana agar para pendengar memahami hubungan antara batin dan latihan.

Tempat · Visual menyusul

Jetavana, Sāvatthī

Tempat ajaran diberikan kepada para bhikkhu dengan bahasa perumpamaan yang dekat dengan hidup sehari-hari.

Konsep · Visual menyusul

Kain dan Batin

Seperti kain kotor sulit diwarnai, batin yang dipenuhi noda sulit menerima kebaikan secara utuh.

mn7:18.1 Dengan mengetahui dan melihat demikian, pikirannya terbebas dari noda keinginan indrawi, noda keinginan untuk terlahir kembali, dan noda ketidaktahuan.

mn7:18.2 Ketika terbebas, timbul pengetahuan: ‘Telah terbebas.’

mn7:18.3 Ia memahami: ‘Kelahiran telah berakhir, kehidupan suci telah dijalani, apa yang harus dilakukan telah dilakukan, tidak ada lagi yang tersisa untuk kehidupan ini.’

mn7:18.5 ‘seorang bhikkhu yang telah mandi dengan mandi batin.’”

SUMBER TEKS
English · Bhikkhu SujatoSumber ↗