Buddha
Guru yang menggunakan perumpamaan sederhana agar para pendengar memahami hubungan antara batin dan latihan.
Khotbah tentang Perumpamaan Kain
Dengan perumpamaan kain, sutta ini menunjukkan bahwa batin yang ternoda sulit menerima warna yang indah. Bila noda dilepaskan, keyakinan dan kejernihan dapat berkembang dengan alami.
Guru yang menggunakan perumpamaan sederhana agar para pendengar memahami hubungan antara batin dan latihan.
Tempat ajaran diberikan kepada para bhikkhu dengan bahasa perumpamaan yang dekat dengan hidup sehari-hari.
Seperti kain kotor sulit diwarnai, batin yang dipenuhi noda sulit menerima kebaikan secara utuh.
mn7:21.1 When he had spoken, the brahmin Bhāradvāja of Sundarikā said to the Buddha,
mn7:21.2 “Excellent, worthy Gotama! Excellent!
mn7:21.3 As if he were righting the overturned, or revealing the hidden, or pointing out the path to the lost, or lighting a lamp in the dark so people with clear eyes can see what’s there, worthy Gotama has made the teaching clear in many ways.
mn7:21.4 I go for refuge to the worthy Gotama, to the teaching, and to the mendicant Saṅgha.
mn7:21.5 May I receive the going forth, the ordination in the worthy Gotama’s presence?”