MN 7

Vatthasutta

Khotbah tentang Perumpamaan Kain

Majjhima Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA DALAM SUTTA INI

Dengan perumpamaan kain, sutta ini menunjukkan bahwa batin yang ternoda sulit menerima warna yang indah. Bila noda dilepaskan, keyakinan dan kejernihan dapat berkembang dengan alami.

Tokoh · Visual menyusul

Buddha

Guru yang menggunakan perumpamaan sederhana agar para pendengar memahami hubungan antara batin dan latihan.

Tempat · Visual menyusul

Jetavana, Sāvatthī

Tempat ajaran diberikan kepada para bhikkhu dengan bahasa perumpamaan yang dekat dengan hidup sehari-hari.

Konsep · Visual menyusul

Kain dan Batin

Seperti kain kotor sulit diwarnai, batin yang dipenuhi noda sulit menerima kebaikan secara utuh.

mn7:20.1 Then the Buddha addressed Bhāradvāja of Sundarikā in verse:

mn7:20.2 “The Bāhukā and the Adhikakkā,

mn7:20.3 at Gayā and the Sundarikā too,

mn7:20.6 a fool can constantly plunge into them

mn7:20.7 but it won’t purify their dark deeds.

mn7:20.9 What the Payāga or the Bāhukā?

mn7:20.10 They can’t cleanse a cruel person, a sinner

mn7:20.12 For the pure in heart it’s always

mn7:20.13 the spring festival or the sabbath.

mn7:20.14 For the pure in heart and clean of deed,

mn7:20.15 their vows will always be fulfilled.

mn7:20.16 It’s here alone that you should bathe, brahmin,

mn7:20.17 making yourself a sanctuary for all creatures.

mn7:20.21 and you’re faithful and not stingy:

mn7:20.22 what’s the point of going to Gayā?

mn7:20.23 For any well may be your Gayā!”

SUMBER TEKS
English · Bhikkhu SujatoSumber ↗