
Buddha
Guru yang mengalihkan perdebatan menuju pengalaman latihan yang nyata.
Khotbah Pendek kepada Sakuludāyī
Sakuludāyī menantang Buddha menjelaskan masa lalu, masa depan, dan kebahagiaan tertinggi. Buddha mengarahkannya dari spekulasi menuju latihan bertahap yang dapat diketahui sendiri. Inilah Cūḷasakuludāyi Sutta.

Guru yang mengalihkan perdebatan menuju pengalaman latihan yang nyata.
Pengembara yang tertarik tetapi masih terikat pada kelompok dan gurunya.
Taman Suaka Merak tempat dialog berlangsung.
Jalan Buddha bergerak dari sila dan ketenangan menuju pengetahuan langsung, bukan berhenti pada cerita atau dugaan tentang yang belum dialami.
Sakuludāyin bertanya kepada Buddha tentang ajaran yang diklaim guru-guru lain sebagai ‘cahaya tertinggi’. Ketika diminta menjelaskan apa sebenarnya cahaya atau keindahan tertinggi itu, ia tidak mampu memberikan jawaban yang jelas. Buddha memakai percakapan tersebut untuk menunjukkan kelemahan mengejar sesuatu yang bahkan tidak dipahami. Udāyin kemudian meminta Buddha menjelaskan jalan-Nya sendiri. Buddha membawa pembicaraan melalui sila, meninggalkan rintangan, empat jhāna, dan keadaan-keadaan batin yang semakin halus. Alih-alih berbicara tentang tujuan samar yang hanya dibayangkan, latihan disusun sebagai pengalaman yang dapat dikembangkan dan diketahui secara bertahap.
Atha kho bhagavā pubbaṇhasamayaṁ nivāsetvā pattacīvaramādāya rājagahaṁ piṇḍāya pāvisi.
Pada suatu pagi, Sang Bhagavā mengenakan jubah, membawa mangkuk dan jubahnya, lalu memasuki Rājagaha untuk menerima dana makanan.
Atha kho bhagavato etadahosi:
Kemudian terpikir oleh Sang Bhagavā:
“atippago kho tāva rājagahe piṇḍāya carituṁ.
“Masih terlalu pagi untuk berkeliling menerima dana makanan di Rājagaha.
Yannūnāhaṁ yena moranivāpo paribbājakārāmo yena sakuludāyī paribbājako tenupasaṅkameyyan”ti.
Bagaimana jika Aku mengunjungi pengembara Sakuludāyī di taman para pengembara di tempat pemberian makan burung merak?”
Atha kho bhagavā yena moranivāpo paribbājakārāmo tenupasaṅkami.
Kemudian Sang Bhagavā pergi ke taman para pengembara di tempat pemberian makan burung merak itu.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.