mn79:25.1 "Di sini, Udāyi, seorang bhikkhu, dengan terasing dari kenikmatan indria, terasing dari kondisi-kondisi tidak bermanfaat, masuk dan berdiam dalam jhāna pertama.
BAGIAN 25
mn79:25.2 Dengan meredanya pemikiran dan penilaian, ia masuk dan berdiam dalam jhāna kedua.
mn79:25.3 Dengan meluruhnya kegembiraan, ia masuk dan berdiam dalam jhāna ketiga—
mn79:25.4 Inilah, Udāyi, praktik yang beralasan untuk merealisasikan dunia kebahagiaan mutlak."
mn79:25.5 “Yang Mulia, bukanlah praktik yang beralasan itu untuk merealisasikan dunia kebahagiaan mutlak; karena, Yang Mulia, pada tahap itulah dunia kebahagiaan mutlak telah direalisasikan.”
mn79:25.6 “Tidak, Udāyī, pada tahap itu dunia kebahagiaan mutlak belum direalisasikan;
mn79:25.7 melainkan itulah praktik yang beralasan untuk merealisasikan dunia kebahagiaan mutlak.”