MN 79

Cūḷasakuludāyisutta

Khotbah Pendek kepada Sakuludāyī

Majjhima Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA MN 79

Tokoh, tempat, dan gagasan utamanya

Sakuludāyī menantang Buddha menjelaskan masa lalu, masa depan, dan kebahagiaan tertinggi. Buddha mengarahkannya dari spekulasi menuju latihan bertahap yang dapat diketahui sendiri. Inilah Cūḷasakuludāyi Sutta.

Potret Buddha
TOKOH

Buddha

Guru yang mengalihkan perdebatan menuju pengalaman latihan yang nyata.

TOKOH

Sakuludāyī

Pengembara yang tertarik tetapi masih terikat pada kelompok dan gurunya.

TEMPAT

Rājagaha

Taman Suaka Merak tempat dialog berlangsung.

GAGASAN

Datang dan buktikan

Jalan Buddha bergerak dari sila dan ketenangan menuju pengetahuan langsung, bukan berhenti pada cerita atau dugaan tentang yang belum dialami.

Visual pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

mn79:46.1 When he said this, Sakuludāyī’s assembly said to him,

mn79:46.2 “Worthy Udāyī, don’t lead the spiritual life under the ascetic Gotama.

mn79:46.3 You have been a tutor; don’t live as a pupil.

mn79:46.4 You’ll end up like a water jar that turns into a water ladle.

mn79:46.5 Worthy Udāyī, don’t lead the spiritual life under the ascetic Gotama.

mn79:46.6 You have been a tutor; don’t live as a pupil.”

mn79:46.7 And that’s how the wanderer Sakuludāyī’s own assembly prevented him from leading the spiritual life under the Buddha.

SUMBER TEKS
Indonesia · diterjemahkan dengan bantuan AI
English · Bhikkhu SujatoSumber ↗

Terjemahan Indonesia dibuat dengan bantuan AI oleh Bunbun.