‹
MN 78

Samaṇamuṇḍikasutta

Khotbah kepada Uggāhamāna Samaṇamaṇḍikāputta

Majjhima Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA MN 78

Tokoh, tempat, dan gagasan utamanya

Melalui laporan tukang kayu Pañcakaṅga, Buddha menanggapi ajaran Uggāhamāna tentang manusia sempurna. Tidak sekadar menahan empat jenis perbuatan, kesempurnaan menuntut pemahaman tentang asal-usul dan lenyapnya kebiasaan batin. Inilah Samaṇamaṇḍikā Sutta.

Potret Buddha
TOKOH

Buddha

Guru yang memperluas definisi tentang manusia sempurna.

TOKOH

Pañcakaṅga

Tukang kayu yang menyampaikan pandangan para pengembara kepada Buddha.

TEMPAT

Sāvatthī

Kota tempat percakapan dengan Buddha berlangsung.

GAGASAN

Lebih dari pengendalian lahiriah

Kesempurnaan etis mencakup pemahaman menyeluruh tentang niat, kebiasaan, dan jalan yang mengakhiri yang tidak bermanfaat.

Visual pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

Sinopsis singkat

Tukang kayu Pañcakaṅga mendengar pengembara Uggāhamāna menyatakan bahwa seseorang telah mencapai kesempurnaan bila ia tidak melakukan perbuatan buruk melalui tubuh dan ucapan, tidak memiliki niat buruk, serta tidak mencari penghidupan buruk. Pañcakaṅga melaporkan pandangan itu kepada Buddha. Buddha menunjukkan bahwa dengan ukuran tersebut seorang bayi kecil pun dapat dianggap sempurna karena belum mampu melakukan banyak tindakan tersebut. Beliau lalu membedakan antara sekadar tidak melakukan perbuatan buruk dan benar-benar memahami bagaimana tindakan, niat dan kebiasaan muncul serta berhenti. Kesempurnaan seorang praktisi terletak pada pengembangan jalan yang secara sadar mengakhiri keadaan tidak bermanfaat dan menumbuhkan yang bermanfaat.

mn78:13.1 Katame ca, thapati, kusalā saṅkappā?

mn78:13.2 Nekkhammasaṅkappo, abyāpādasaṅkappo, avihiṁsāsaṅkappo—

mn78:13.3 ime vuccanti, thapati, kusalā saṅkappā.

mn78:13.4 Ime ca, thapati, kusalā saṅkappā kiṁsamuṭṭhānā?

mn78:13.5 Samuṭṭhānampi nesaṁ vuttaṁ.

mn78:13.6 ‘Saññāsamuṭṭhānā’tissa vacanīyaṁ.

mn78:13.8 Saññāpi hi bahū anekavidhā nānappakārakā.

mn78:13.9 Nekkhammasaññā, abyāpādasaññā, avihiṁsāsaññā—

mn78:13.10 itosamuṭṭhānā kusalā saṅkappā.

mn78:13.11 Ime ca, thapati, kusalā saṅkappā kuhiṁ aparisesā nirujjhanti?

mn78:13.13 Idha, thapati, bhikkhu vitakkavicārānaṁ vūpasamā …pe… dutiyaṁ jhānaṁ upasampajja viharati;

mn78:13.14 etthete kusalā saṅkappā aparisesā nirujjhanti.

mn78:13.15 Kathaṁ paṭipanno ca, thapati, kusalānaṁ saṅkappānaṁ nirodhāya paṭipanno hoti?

mn78:13.16 Idha, thapati, bhikkhu anuppannānaṁ pāpakānaṁ akusalānaṁ dhammānaṁ anuppādāya chandaṁ janeti vāyamati vīriyaṁ ārabhati cittaṁ paggaṇhāti padahati;

mn78:13.17 uppannānaṁ pāpakānaṁ akusalānaṁ dhammānaṁ pahānāya …pe…

mn78:13.18 anuppannānaṁ kusalānaṁ dhammānaṁ uppādāya …pe…

mn78:13.19 uppannānaṁ kusalānaṁ dhammānaṁ ṭhitiyā asammosāya bhiyyobhāvāya vepullāya bhāvanāya pāripūriyā chandaṁ janeti vāyamati vīriyaṁ ārabhati cittaṁ paggaṇhāti padahati.

mn78:13.20 Evaṁ paṭipanno kho, thapati, kusalānaṁ saṅkappānaṁ nirodhāya paṭipanno hoti.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.