MN 76

Sandakasutta

Sandaka Sutta

Majjhima Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

mn76:7.1 “Di sini, Sandaka, seorang guru tertentu memiliki ajaran dan pandangan sebagai berikut:

mn76:7.2 ‘Tidak ada makna dalam memberi, berkorban, atau persembahan. Tidak ada buah atau akibat dari perbuatan baik dan buruk. Tidak ada kehidupan setelah kematian. Tidak ada yang namanya ibu dan ayah, atau makhluk yang terlahir secara spontan. Dan tidak ada petapa atau brahmana yang berperilaku benar dan berlatih dengan benar, yang menggambarkan kehidupan setelah kematian setelah menyadarinya dengan kebijaksanaan mereka sendiri.

mn76:7.3 Manusia ini terdiri dari empat unsur utama. Ketika ia meninggal dunia, unsur tanah dalam tubuhnya kembali dan menyatu dengan tanah, unsur air dalam tubuhnya kembali dan menyatu dengan air, unsur api dalam tubuhnya kembali dan menyatu dengan api, unsur angin dalam tubuhnya kembali dan menyatu dengan angin, dan indra-indra berpindah ke ruang angkasa.

mn76:7.4 Empat orang dengan usungan membawa jenazah itu pergi.

mn76:7.5 Jejak kaki mereka terlihat hingga ke tempat pembakaran mayat.

mn76:7.7 Persembahan kepada para dewa berakhir menjadi abu.

mn76:7.8 Memberi adalah ajaran orang-orang bodoh.

mn76:7.9 Bagi mereka, siapa pun yang mengajarkan pandangan positif hanyalah omong kosong yang hampa dan palsu.

mn76:7.10 Baik orang bodoh maupun orang bijaksana, setelah hancurnya tubuh, akan lenyap dan musnah, tidak ada lagi setelah kematian.’

SUMBER TEKS
English · Bhikkhu SujatoSumber ↗