
Ānanda
Murid Buddha yang menguraikan cara menilai guru dan jalan spiritual.
Sandaka Sutta
Ānanda menemui kelompok pengembara Sandaka dan menjelaskan empat jalan hidup yang tidak memuaskan serta empat jenis kehidupan suci yang tidak dapat diandalkan. Ia lalu menunjukkan latihan Buddha yang menghasilkan pengetahuan langsung. Inilah Sandaka Sutta.

Murid Buddha yang menguraikan cara menilai guru dan jalan spiritual.
Pemimpin kelompok pengembara yang mendengarkan penjelasan Ānanda.
Kota tempat Ānanda mengunjungi kelompok Sandaka.
Ajaran dinilai bukan dari klaim besar, melainkan dari apakah latihan itu membawa etika, pengetahuan langsung, dan kebebasan yang dapat dibuktikan.
mn76:35-42.1 “Di sini, Sandaka, seorang Tathāgata muncul di dunia, seorang Arahat, yang tercerahkan sempurna, sempurna dalam pengetahuan dan perilaku, yang sempurna menempuh jalan, pengenal dunia, pembimbing tanpa tanding bagi mereka yang layak dilatih, guru para deva dan manusia, yang tercerahkan, yang agung. …
mn76:35-42.2 Ia meninggalkan kelima rintangan ini, kekotoran batin yang melemahkan kebijaksanaan.
mn76:35-42.3 Ia, dengan sepenuhnya terasing dari kenikmatan indria, terasing dari hal-hal yang tidak bermanfaat, masuk dan berdiam dalam jhāna pertama, yang disertai pemikiran dan pemeriksaan, yang lahir dari keterasingan, berisi kegembiraan dan kebahagiaan.
mn76:35-42.4 Seseorang yang bijaksana, Sandaka, terhadap guru yang dengannya seorang siswa mencapai pencapaian luhur yang demikian, akan menjalani kehidupan suci dengan sepenuh hati, dan dengan menjalaninya, ia akan mencapai kebenaran dan Dhamma yang bermanfaat.
Terjemahan Indonesia dibuat dengan bantuan AI oleh Bunbun.