mn76:28.1 Terkait hal ini, Sandaka, seorang yang bijaksana merenungkan sebagai berikut:
BAGIAN 28
mn76:28.2 ‘Guru yang mulia ini mengandalkan penalaran dan penyelidikan.
mn76:28.3 Ia mengajarkan Dhamma yang dihasilkan dari penalaran, yang diikuti oleh penyelidikan, dan merupakan buah dari pemikiran pribadinya.
mn76:28.4 Akan tetapi, ketika seorang guru mengandalkan logika dan penyelidikan, sebagian dari itu beralasan baik, sebagian beralasan buruk, sebagian benar, dan sebagian lainnya tidak.
mn76:28.5 Maka, ‘Kehidupan spiritual ini tidak dapat diandalkan’—
mn76:28.6 Setelah mengetahui hal ini, ia merasa kecewa dan meninggalkan kehidupan suci itu.