mn76:11.1 Di sini, Sandaka, seorang yang bijaksana merenungkan hal ini sebagai berikut:
mn76:11.2 ‘Guru ini memiliki doktrin dan pandangan demikian—
mn76:11.3 bahwa bagi yang berbuat, yang menyuruh berbuat, yang memotong, yang menyuruh memotong, yang menyiksa, yang menyuruh menyiksa, yang mendukakan, yang menyuruh mendukakan, yang melelahkan, yang menyuruh melelahkan, yang menggelisahkan, yang menyuruh menggelisahkan, yang membunuh makhluk hidup, yang mengambil apa yang tidak diberikan, yang membobol rumah, yang merampok, yang mencuri harta orang lain, yang menghadang di jalan, yang berzina, yang berbohong—bagi yang berbuat demikian, tidak ada kejahatan yang dilakukan. Bahkan jika dengan roda bermata pisau tajam seseorang menjadikan semua makhluk di bumi ini sebagai satu gumpalan daging, satu tumpukan daging, dari itu tidak ada kejahatan, tidak ada datangnya kejahatan.
mn76:11.4 Bahkan jika seseorang pergi ke tepi selatan Sungai Gangga sambil membunuh, menyuruh membunuh, memotong, menyuruh memotong, menyiksa, menyuruh menyiksa, dari itu tidak ada kejahatan, tidak ada datangnya kejahatan.
mn76:11.5 Bahkan jika seseorang pergi ke tepi utara Sungai Gangga sambil memberi, menyuruh memberi, berkorban, menyuruh berkorban, dari itu tidak ada jasa, tidak ada datangnya jasa.
mn76:11.6 Melalui pemberian, pengendalian diri, pengendalian indria, dan ucapan jujur, tidak ada jasa, tidak ada datangnya jasa’.”
mn76:11.7 Jika apa yang dikatakan guru ini benar, maka baik aku yang belum mencapai hal ini maupun seorang yang telah mencapainya,
mn76:11.8 kita berdua telah mencapai tingkat kesucian yang sama persis. Namun aku bukanlah orang yang berkata bahwa ketika kita berdua bertindak, tidak ada kejahatan yang dilakukan.
mn76:11.9 Tetapi adalah berlebihan bagi guru ini untuk bertelanjang, menggundul kepala, bertekun dalam berjongkok, dan mencabut rambut serta janggut. Sebab aku, yang hidup berumah tangga bersama anak-anakku, menggunakan cendana dari Kāsi, memakai karangan bunga, wewangian, dan kosmetik, serta menerima emas dan perak, akan mencapai takdir yang sama persis dengan guru ini dalam kehidupan mendatang.
mn76:11.10 Apa yang kuketahui atau kulihat sehingga aku harus menjalani kehidupan suci di bawah guru ini?
mn76:11.11 ‘Ini adalah kehidupan yang tidak suci.’
mn76:11.12 Setelah mengetahui hal ini, ia merasa jijik terhadap kehidupan suci itu dan pergi.