MN 76

Sandakasutta

Sandaka Sutta

Majjhima Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA MN 76

Tokoh, tempat, dan gagasan utamanya

Ānanda menemui kelompok pengembara Sandaka dan menjelaskan empat jalan hidup yang tidak memuaskan serta empat jenis kehidupan suci yang tidak dapat diandalkan. Ia lalu menunjukkan latihan Buddha yang menghasilkan pengetahuan langsung. Inilah Sandaka Sutta.

Ānanda
TOKOH

Ānanda

Murid Buddha yang menguraikan cara menilai guru dan jalan spiritual.

TOKOH

Sandaka

Pemimpin kelompok pengembara yang mendengarkan penjelasan Ānanda.

TEMPAT

Kosambī

Kota tempat Ānanda mengunjungi kelompok Sandaka.

GAGASAN

Menguji sebuah jalan

Ajaran dinilai bukan dari klaim besar, melainkan dari apakah latihan itu membawa etika, pengetahuan langsung, dan kebebasan yang dapat dibuktikan.

Visual pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

mn76:52.1 “But worthy Ānanda, when a mendicant is perfected, would the knowledge and vision that their defilements are ended be constantly and continually present to them, while walking, standing, sleeping, and waking?”

mn76:52.3 “Well then, Sandaka, I shall give you a simile.

mn76:52.4 For by means of a simile some sensible people understand the meaning of what is said.

mn76:52.5 Suppose there was a person whose hands and feet had been amputated.

mn76:52.6 Would they be aware that their hands and feet had been amputated constantly and continually, while walking, standing, sleeping, and waking?

mn76:52.7 Or would they be aware of it only when they checked it?”

mn76:52.9 “They wouldn’t be aware of it constantly,

mn76:52.13 “In the same way, when a mendicant is perfected, the knowledge and vision that their defilements are ended is not constantly and continually present to them, while walking, standing, sleeping, and waking.

mn76:52.15 Rather, they are aware of it only when they checked it.”

SUMBER TEKS
Indonesia · diterjemahkan dengan bantuan AI
English · Bhikkhu SujatoSumber ↗

Terjemahan Indonesia dibuat dengan bantuan AI oleh Bunbun.