
Ānanda
Murid Buddha yang menguraikan cara menilai guru dan jalan spiritual.
Sandaka Sutta
Ānanda menemui kelompok pengembara Sandaka dan menjelaskan empat jalan hidup yang tidak memuaskan serta empat jenis kehidupan suci yang tidak dapat diandalkan. Ia lalu menunjukkan latihan Buddha yang menghasilkan pengetahuan langsung. Inilah Sandaka Sutta.

Murid Buddha yang menguraikan cara menilai guru dan jalan spiritual.
Pemimpin kelompok pengembara yang mendengarkan penjelasan Ānanda.
Kota tempat Ānanda mengunjungi kelompok Sandaka.
Ajaran dinilai bukan dari klaim besar, melainkan dari apakah latihan itu membawa etika, pengetahuan langsung, dan kebebasan yang dapat dibuktikan.
mn76:51.1 “But worthy Ānanda, when a mendicant is perfected—with defilements ended, who has completed the spiritual journey, done what had to be done, laid down the burden, achieved their heart’s goal, utterly ended the fetter of continued existence, and is rightly freed through enlightenment—could they still enjoy sensual pleasures?”
mn76:51.2 “Sandaka, a mendicant who is perfected—with defilements ended, who has completed the spiritual journey, done what had to be done, laid down the burden, achieved their heart’s goal, utterly ended the fetter of continued existence, and is rightly freed through enlightenment—can’t transgress in five respects.
mn76:51.3 A mendicant with defilements ended can’t deliberately take the life of a living creature, take something with the intention to steal, have sex, tell a deliberate lie, or store up goods for their own enjoyment like they used to as a layperson.
mn76:51.4 A mendicant who is perfected can’t transgress in these five respects.”
Terjemahan Indonesia dibuat dengan bantuan AI oleh Bunbun.