
Ānanda
Murid Buddha yang menguraikan cara menilai guru dan jalan spiritual.
Sandaka Sutta
Ānanda menemui kelompok pengembara Sandaka dan menjelaskan empat jalan hidup yang tidak memuaskan serta empat jenis kehidupan suci yang tidak dapat diandalkan. Ia lalu menunjukkan latihan Buddha yang menghasilkan pengetahuan langsung. Inilah Sandaka Sutta.

Murid Buddha yang menguraikan cara menilai guru dan jalan spiritual.
Pemimpin kelompok pengembara yang mendengarkan penjelasan Ānanda.
Kota tempat Ānanda mengunjungi kelompok Sandaka.
Ajaran dinilai bukan dari klaim besar, melainkan dari apakah latihan itu membawa etika, pengetahuan langsung, dan kebebasan yang dapat dibuktikan.
Ānanda mengunjungi sebuah taman tempat pengembara Sandaka tinggal bersama banyak pengikut. Sandaka meminta penjelasan tentang ajaran Buddha, dan Ānanda menguraikan empat jenis kehidupan spiritual yang tidak memuaskan serta empat bentuk kehidupan suci yang tidak dapat diandalkan. Ia membahas guru yang menyangkal akibat perbuatan, determinisme, nihilisme, dan berbagai klaim pengetahuan yang tidak membawa pembebasan. Setelah menunjukkan jalan-jalan buntu tersebut, Ānanda menjelaskan latihan seorang Tathāgata dari sila dan meditasi hingga pengetahuan langsung dan hancurnya noda. Sandaka begitu terkesan sehingga menyuruh para pengikutnya menghormati Ānanda dan mengakui keunggulan jalan Buddha.
mn76:34.1 “It’s incredible, worthy Ānanda, it’s amazing,
mn76:34.2 how these four kinds of unreliable spiritual life have been explained by the Buddha.
mn76:34.3 But, worthy Ānanda, what would a teacher say and explain so that a sensible person would, to the best of their ability, practice such a spiritual path, and once practicing it, they would complete the system of the skillful teaching?”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.