mn75:18.1 Bagaimana menurutmu, Māgaṇḍiya?
mn75:18.2 Pernahkah engkau melihat atau mendengar tentang seorang raja atau menteri kerajaan, baik di masa lampau, masa depan, maupun masa kini, yang bersenang-senang dengan dilengkapi dan dipenuhi lima jenis rangsangan indrawi, namun—tanpa melepaskan kehausan akan kenikmatan indrawi dan tanpa melenyapkan gejolak nafsu indrawi—hidup bebas dari kehausan, dengan batin yang tenteram di dalam dirinya?”
mn75:18.3 “Tidak, Yang Mulia Gotama.”
mn75:18.4 “Baik sekali, Māgaṇḍiya.
mn75:18.5 Aku pun, Māgaṇḍiya, belum pernah melihat maupun mendengar seorang raja atau menteri kerajaan yang, meskipun menikmati kelima jenis kenikmatan indria, dikaruniai dan dipenuhi dengannya, tetap hidup—atau akan hidup—dengan bebas dari kehausan indria, tanpa demam nafsu indria, tanpa kehausan, dan dengan batin yang tenteram di dalam.
mn75:18.6 Sebaliknya, Māgaṇḍiya, para petapa atau brahmana mana pun di masa lampau, masa depan, atau masa kini yang hidup bebas dari kehausan, dengan batin yang tenteram di dalam, mereka semua melakukannya setelah memahami sebagaimana adanya kemunculan, lenyapnya, kepuasan, bahaya, dan jalan keluar dari kenikmatan indria, dan setelah melepaskan kehausan pada kenikmatan indria serta melenyapkan gejolak nafsu indria, mereka hidup bebas dari kehausan, dengan batin yang tenteram di dalam—baik di masa lampau, masa depan, maupun masa kini.”