“Kiṁ nu kho, bho gotama, ‘hoti tathāgato paraṁ maraṇā, idameva saccaṁ moghamaññan’ti—
“Kalau begitu, apakah Yang Mulia Gotama berpandangan: ‘Sang Tathāgata ada setelah kematian; hanya inilah kebenaran, selain itu keliru’?”
Khotbah kepada Vacchagotta tentang Api
“Kiṁ nu kho, bho gotama, ‘hoti tathāgato paraṁ maraṇā, idameva saccaṁ moghamaññan’ti—
“Kalau begitu, apakah Yang Mulia Gotama berpandangan: ‘Sang Tathāgata ada setelah kematian; hanya inilah kebenaran, selain itu keliru’?”
evaṁdiṭṭhi bhavaṁ gotamo”ti?
Apakah Yang Mulia Gotama berpandangan demikian?”
“Na kho ahaṁ, vaccha, evaṁdiṭṭhi:
“Bukan itu pandanganku, Vaccha.”
‘hoti tathāgato paraṁ maraṇā, idameva saccaṁ moghamaññan’”ti.
‘Sang Tathāgata ada setelah kematian, hanya ini yang benar, yang lain keliru’—bukan itu pandanganku.”
Terjemahan Indonesia merupakan draf berbantuan AI Tiga Keranjang dan belum ditinjau manusia. Catatan pembaca ditampilkan terpisah dari teks sutta.
Kenali siapa yang muncul dalam percakapan ini dan lihat sutta lain yang melibatkan mereka.