mn61:18.1 Rāhula, para petapa dan brahmana mana pun di masa lampau yang memurnikan perbuatan jasmani, memurnikan perbuatan ucapan, dan memurnikan perbuatan batin, semuanya itu memurnikan perbuatan jasmani, memurnikan perbuatan ucapan, dan memurnikan perbuatan batin setelah berulang kali memeriksa dengan cara yang sama.
mn61:18.2 Para petapa atau brahmana mana pun, Rāhula, di masa mendatang yang akan memurnikan perbuatan jasmani, memurnikan perbuatan ucapan, dan memurnikan perbuatan batin, mereka semua akan memurnikan perbuatan jasmani setelah merenungkannya berulang-ulang, memurnikan perbuatan ucapan setelah merenungkannya berulang-ulang, dan memurnikan perbuatan batin setelah merenungkannya berulang-ulang dengan cara yang sama.
mn61:18.3 Para petapa atau brahmana mana pun, Rāhula, saat ini yang memurnikan perbuatan jasmani, memurnikan perbuatan ucapan, dan memurnikan perbuatan batin, mereka semua memurnikan perbuatan jasmani setelah merenungkannya berulang-ulang, memurnikan perbuatan ucapan setelah merenungkannya berulang-ulang, dan memurnikan perbuatan batin setelah merenungkannya berulang-ulang dengan cara yang sama.
mn61:18.4 Oleh karena itu, Rāhula, engkau harus berlatih demikian: ‘Aku akan memurnikan perbuatan jasmani setelah merenungkannya berulang-ulang, aku akan memurnikan perbuatan ucapan setelah merenungkannya berulang-ulang, aku akan memurnikan perbuatan batin setelah merenungkannya berulang-ulang’—
mn61:18.5 demikianlah, Rāhula, engkau harus berlatih.”
mn61:18.6 Demikianlah yang dikatakan oleh Bhagavā.
mn61:18.7 Yang Mulia Rāhula merasa gembira dan menyambut baik ucapan Bhagavā.
mn61:18.8 Selesai Sutta Nasihat kepada Rāhula di Ambalaṭṭhikā, yang pertama.