Sāriputta
Murid utama yang menjelaskan perbedaan antara batin yang bernoda dan batin yang mengetahui noda itu.
Tanpa Noda
Sutta ini mengajak pembaca melihat noda batin dengan jujur. Yang berbahaya bukan hanya adanya noda, tetapi tidak menyadarinya; ketika noda dikenali, jalan untuk membersihkannya mulai terbuka.
Murid utama yang menjelaskan perbedaan antara batin yang bernoda dan batin yang mengetahui noda itu.
Lingkungan biara tempat para bhikkhu menerima ajaran dan memeriksa batin mereka sendiri.
Kotoran batin menjadi ringan untuk ditinggalkan ketika dilihat dengan jernih, bukan ditutup-tutupi.
mn5:33.1 Misalnya, para sahabat, seorang perempuan atau laki-laki yang muda, belia, dan gemar berhias, yang telah membasuh kepalanya. Setelah memperoleh karangan bunga teratai, melati, atau bunga rambat, ia akan menerimanya dengan kedua tangan dan menempatkannya di atas ubun-ubun kepala.
mn5:33.2 Demikian pula, para sahabat, para putra keluarga yang karena keyakinan telah meninggalkan kehidupan berumah tangga menuju kehidupan tanpa rumah, yang tidak licik, tidak berpura-pura, tidak curang, tidak gelisah, tidak sombong, tidak plin-plan, tidak banyak bicara, tidak berbicara tidak terkendali, yang menjaga pintu-pintu indria, yang mengetahui ukuran dalam makan, yang tekun dalam kewaspadaan, yang menghargai kehidupan pertapaan, yang sangat menghormati latihan, yang tidak suka berlebih-lebihan, tidak suka kelalaian, yang teguh dalam usaha meninggalkan hal-hal duniawi, yang mengutamakan keterasingan, yang bersemangat dan bertekad, yang memiliki perhatian tegak, yang memahami dengan jernih, yang terkonsentrasi dengan pikiran terpusat, yang bijaksana dan tidak tumpul—mereka, setelah mendengar penjelasan Dhamma ini dari Yang Mulia Sāriputta, seolah-olah meminumnya, seolah-olah menyantapnya, baik dengan ucapan maupun dengan pikiran.
mn5:33.3 ‘Baik sekali, Tuan, bahwa ia menarik rekan-rekan sebrahmacari dari yang tidak bermanfaat dan menegakkan mereka dalam yang bermanfaat.’”
mn5:33.4 Demikianlah kedua gajah besar itu saling menyetujui ucapan-ucapan indah satu sama lain.
mn5:33.5 Anaṅgaṇasuttaṁ selesai, yang kelima.