MN 4

Bhayabheravasutta

Khotbah tentang Ketakutan dan Kengerian

Majjhima Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

Suasana ajaran · ilustrasi pendamping, bukan bagian dari teks kanonik
Kenali Dunia dalam Sutta Ini

Sutta ini berbicara tentang takut dan gentar. Buddha menunjukkan bahwa keberanian batin lahir dari perilaku yang bersih, perhatian, dan keteguhan dalam tempat sunyi.

Buddha
Tokoh · Paket awal tersedia

Buddha

Menceritakan cara menghadapi rasa takut dalam latihan di tempat sunyi.

Tokoh · Paket awal tersedia

Jāṇussoṇi

Brahmana yang bertanya tentang kehidupan menyepi dan rasa takut.

Konsep · Paket awal tersedia

Menaklukkan Takut

Rasa takut tidak dilawan dengan keras kepala, tetapi dengan kemurnian perilaku dan ketenangan batin.

mn4:32.1

Tassa me evaṁ jānato evaṁ passato kāmāsavāpi cittaṁ vimuccittha, bhavāsavāpi cittaṁ vimuccittha, avijjāsavāpi cittaṁ vimuccittha.

Dengan mengetahui dan melihat demikian, pikiranku terbebas dari kekotoran batin nafsu indra, keinginan untuk terlahir kembali, dan ketidaktahuan.

mn4:32.2

Vimuttasmiṁ vimuttamiti ñāṇaṁ ahosi.

Ketika telah terbebaskan, aku mengetahui bahwa ia telah terbebaskan.

mn4:32.3

‘Khīṇā jāti, vusitaṁ brahmacariyaṁ, kataṁ karaṇīyaṁ, nāparaṁ itthattāyā’ti abbhaññāsiṁ.

Aku memahami: ‘Kelahiran kembali telah berakhir, kehidupan suci telah dijalani, apa yang harus dilakukan telah dilakukan, tidak ada lagi yang tersisa untuk kehidupan ini.’

SUMBER TEKS
English · Bhikkhu SujatoSumber ↗