Mayhampi kho, brāhmaṇa, pubbeva sambodhā anabhisambuddhassa bodhisattasseva sato etadahosi:
Bahkan bagiku, brahmana, sebelum pencerahan—ketika aku masih belum tercerahkan namun bertekad menuju pencerahan—aku pun berpikir:
Khotbah tentang Ketakutan dan Kengerian
Mayhampi kho, brāhmaṇa, pubbeva sambodhā anabhisambuddhassa bodhisattasseva sato etadahosi:
Bahkan bagiku, brahmana, sebelum pencerahan—ketika aku masih belum tercerahkan namun bertekad menuju pencerahan—aku pun berpikir:
‘durabhisambhavāni hi kho araññavanapatthāni pantāni senāsanāni, dukkaraṁ pavivekaṁ, durabhiramaṁ ekatte,
‘Tempat-tempat tinggal yang terpencil di hutan belantara dan rimba itu sungguh sulit dijangkau. Menjaga keterasingan itu berat, dan sulit bergembira dalam kesendirian.
haranti maññe mano vanāni samādhiṁ alabhamānassa bhikkhuno’ti.
Hutan-hutan itu, tampaknya, merampas pikiran seorang bhikkhu yang belum mencapai samādhi.’
Terjemahan Indonesia dibuat dengan bantuan AI oleh Bunbun.