MN 4

Bhayabheravasutta

Khotbah tentang Ketakutan dan Kengerian

Majjhima Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

mn4:2.1 Kemudian brāhmaṇa Jānussoṇi mendatangi Sang Bhagavā, dan setelah tiba, ia bertukar salam dengan Sang Bhagavā.

mn4:2.2 Setelah saling bertukar sapa dan percakapan yang ramah, ia duduk di satu sisi. Setelah duduk di satu sisi, brahmana Jāṇussoṇi berkata kepada Sang Bhagavā:

mn4:2.3 “Yang Mulia Gotama, para pemuda dari keluarga baik yang karena keyakinan kepada Yang Mulia Gotama telah meninggalkan kehidupan berumah tangga menuju kehidupan tanpa rumah, Yang Mulia Gotama adalah pemimpin mereka, Yang Mulia Gotama adalah penolong besar mereka, Yang Mulia Gotama adalah pemberi semangat mereka;

mn4:2.4 Dan orang-orang itu mengikuti teladan Gotama yang mulia.”

mn4:2.5 “Demikianlah, brahmana, demikianlah, brahmana.

mn4:2.6 Mereka, brahmana, adalah para pemuda dari keluarga baik yang karena keyakinan kepada-Ku meninggalkan kehidupan berumah tangga menuju kehidupan tanpa rumah; Aku adalah pemimpin mereka, Aku adalah penolong besar mereka, Aku adalah penggerak mereka.

mn4:2.7 dan orang-orang itu mengikuti pandanganku.”

mn4:2.8 “Tetapi, Guru Gotama, tempat-tempat tinggal yang terpencil di hutan belantara dan rimba itu sungguh sulit dijangkau. Menjaga keterasingan itu berat, dan sulit bergembira dalam kesendirian.

mn4:2.9 Hutan-hutan itu, tampaknya, merampas pikiran seorang bhikkhu yang belum mencapai samādhi.”

mn4:2.10 “Demikianlah, brahmana, demikianlah, brahmana.

mn4:2.11 Sungguh, brahmana, tempat-tempat tinggal yang terpencil di hutan belantara dan rimba itu sulit dijangkau. Menjaga keterasingan itu berat, dan sulit bergembira dalam kesendirian.

mn4:2.12 Hutan-hutan itu, tampaknya, merampas pikiran seorang bhikkhu yang belum mencapai samādhi.

SUMBER TEKS
Indonesia · diterjemahkan dengan bantuan AI
English · Bhikkhu SujatoSumber ↗

Terjemahan Indonesia dibuat dengan bantuan AI oleh Bunbun.