MN 4

Bhayabheravasutta

Khotbah tentang Ketakutan dan Kengerian

Majjhima Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

Suasana ajaran · ilustrasi pendamping, bukan bagian dari teks kanonik
KENALI DUNIA DALAM SUTTA INI

Sutta ini berbicara tentang takut dan gentar. Buddha menunjukkan bahwa keberanian batin lahir dari perilaku yang bersih, perhatian, dan keteguhan dalam tempat sunyi.

Tokoh · Visual menyusul

Buddha

Menceritakan cara menghadapi rasa takut dalam latihan di tempat sunyi.

Tokoh · Visual menyusul

Jāṇussoṇi

Brahmana yang bertanya tentang kehidupan menyepi dan rasa takut.

Konsep · Visual menyusul

Menaklukkan Takut

Rasa takut tidak dilawan dengan keras kepala, tetapi dengan kemurnian perilaku dan ketenangan batin.

mn4:19.1 Wahai brahmana, kemudian aku berpikir:

mn4:19.2 ‘Para petapa dan brahmana mana pun yang dungu dan bodoh yang sering mendiami tempat-tempat tinggal terpencil di hutan belantara dan rimba, karena cacat kebodohan dan kedunguan itulah, para petapa dan brahmana yang mulia itu memanggil ketakutan dan kengerian yang tidak bermanfaat.

mn4:19.3 Tetapi aku tidak mendiami tempat-tempat tinggal terpencil di hutan belantara dan rimba dengan dungu dan bodoh;

mn4:19.4 aku sempurna dalam kebijaksanaan.

mn4:19.5 Aku adalah salah satu dari para mulia yang sempurna dalam kebijaksanaan yang mendiami tempat-tempat tinggal terpencil di hutan belantara dan rimba.’

mn4:19.6 Melihat pencapaian kebijaksanaan ini dalam diriku, brahmana, aku merasa semakin tenteram untuk berdiam di hutan.

mn4:19.7 Demikianlah bab keenam belas selesai.

SUMBER TEKS
English · Bhikkhu SujatoSumber ↗