mn4:10.1 Kemudian, Brāhmaṇa, aku berpikir:
mn4:10.2 ‘Para petapa dan brahmana mana pun yang dikuasai oleh kelambanan dan kantuk, yang berdiam di tempat-tempat tinggal terpencil di hutan dan belantara, justru karena dikuasai kelambanan dan kantuk itulah, para petapa dan brahmana yang mulia itu menarik ketakutan dan kengerian yang tidak baik.’
mn4:10.3 Tetapi aku tidak berdiam di tempat-tempat tinggal terpencil di hutan dan belantara dengan dikuasai kelambanan dan kantuk;
mn4:10.4 aku telah terbebas dari kelambanan dan kantuk.’
mn4:10.5 ‘Dan aku adalah salah satu dari para mulia yang berdiam di tempat-tempat tinggal terpencil di hutan dan belantara, yang telah terbebas dari kelambanan dan kantuk.’
mn4:10.6 Melihat dalam diriku sendiri keadaan yang bebas dari kemalasan dan kantuk ini, brahmana, aku semakin merasa tenteram untuk berdiam di hutan.