MN 46

Mahādhammasamādānasutta

Mahādhammasamādānasutta

Majjhima Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

mn46:15.1 Dan apakah, para bhikkhu, cara menjalankan praktik yang menyenangkan saat ini tetapi menghasilkan penderitaan di masa depan?

mn46:15.2 Di sini, para bhikkhu, seseorang dengan disertai kesenangan dan kegembiraan membunuh makhluk hidup, dan karena pembunuhan itu ia merasakan kesenangan dan kegembiraan;

mn46:15.3 Dengan disertai kesenangan dan kegembiraan, ia mengambil apa yang tidak diberikan, dan karena mengambil yang tidak diberikan itu ia merasakan kesenangan dan kegembiraan;

mn46:15.4 Dengan disertai kesenangan dan kegembiraan, ia berperilaku salah dalam hal kenikmatan indria, dan karena perilaku salah dalam hal kenikmatan indria itu ia merasakan kesenangan dan kegembiraan;

mn46:15.5 Dengan disertai kesenangan dan kegembiraan, ia berbicara dusta, dan karena berbicara dusta itu ia merasakan kesenangan dan kegembiraan;

mn46:15.6 Bersama dengan kesenangan dan bersama dengan kegembiraan, ia berbicara dengan ucapan yang memecah belah, dan karena ucapan yang memecah belah itu ia merasakan kesenangan dan kegembiraan;

mn46:15.7 Bersama dengan kesenangan dan bersama dengan kegembiraan, ia berbicara dengan ucapan kasar, dan karena ucapan kasar itu ia merasakan kesenangan dan kegembiraan;

mn46:15.8 Bersama dengan kesenangan dan bersama dengan kegembiraan, ia berbicara dengan ucapan yang tidak bermanfaat, dan karena ucapan yang tidak bermanfaat itu ia merasakan kesenangan dan kegembiraan;

mn46:15.9 Bersama dengan kesenangan dan bersama dengan kegembiraan, ia memiliki sifat serakah, dan karena keserakahan itu ia merasakan kesenangan dan kegembiraan;

mn46:15.10 Bersama dengan kesenangan dan bersama dengan kegembiraan, ia memiliki pikiran yang penuh kebencian, dan karena kebencian itu ia merasakan kesenangan dan kegembiraan;

mn46:15.11 Bersama dengan penderitaan dan bersama dengan kesedihan, ia memiliki pandangan salah, dan karena pandangan salah itu ia merasakan penderitaan dan kesedihan.

mn46:15.12 Setelah kematian, ketika jasmani hancur, ia terlahir kembali di alam sengsara, alam yang buruk, alam kehancuran, neraka.

mn46:15.13 Ini, para bhikkhu, disebut cara menjalankan praktik yang menyenangkan saat ini tetapi menghasilkan penderitaan di masa depan.

SUMBER TEKS
Indonesia · diterjemahkan dengan bantuan AI
English · Bhikkhu SujatoSumber ↗

Terjemahan Indonesia dibuat dengan bantuan AI oleh Bunbun.