“‘sakkāyo sakkāyo’ti, ayye, vuccati.
“Bhante, orang berbicara tentang sesuatu yang disebut ‘sakkāya’.
Cūḷavedalla Sutta — Uraian Singkat
“‘sakkāyo sakkāyo’ti, ayye, vuccati.
“Bhante, orang berbicara tentang sesuatu yang disebut ‘sakkāya’.
Katamo nu kho, ayye, sakkāyo vutto bhagavatā”ti?
Apakah sakkāya yang dimaksud oleh Sang Buddha?”
“Pañca kho ime, āvuso visākha, upādānakkhandhā sakkāyo vutto bhagavatā,
“Saudara Visākha, Sang Buddha menyatakan bahwa lima kelompok unsur kehidupan yang menjadi objek kemelekatan adalah sakkāya,
seyyathidaṁ—rūpupādānakkhandho, vedanupādānakkhandho, saññupādānakkhandho, saṅkhārupādānakkhandho, viññāṇupādānakkhandho.
yaitu kelompok bentuk jasmani yang menjadi objek kemelekatan, kelompok perasaan, persepsi, bentukan-bentukan kehendak, dan kesadaran yang menjadi objek kemelekatan.
Ime kho, āvuso visākha, pañcupādānakkhandhā sakkāyo vutto bhagavatā”ti.
Saudara Visākha, lima kelompok unsur kehidupan yang menjadi objek kemelekatan inilah yang disebut sakkāya oleh Sang Buddha.”
“Sādhayye”ti kho visākho upāsako dhammadinnāya bhikkhuniyā bhāsitaṁ abhinanditvā anumoditvā dhammadinnaṁ bhikkhuniṁ uttariṁ pañhaṁ apucchi:
“Baik, Bhante,” kata Visākha. Setelah menyambut baik dan menyetujui ucapan Bhikkhunī Dhammadinnā, ia mengajukan pertanyaan berikutnya:
Terjemahan Indonesia merupakan draf berbantuan AI Tiga Keranjang dan belum ditinjau manusia. Catatan pembaca ditampilkan terpisah dari teks sutta.