mn41:18-42.1 Jika, para perumah tangga, seorang yang berperilaku sesuai Dhamma, berperilaku selaras, menginginkan:
mn41:18-42.2 ‘Oh, semoga setelah kematian, dengan hancurnya tubuh, aku terlahir kembali dalam kebersamaan dengan para dewa dari empat raja besar’;
mn41:18-42.3 Akan tetapi, ada kemungkinan bahwa setelah kematian, dengan hancurnya jasmani, ia dapat terlahir kembali di tengah-tengah para dewa Cātumahārājika.
mn41:18-42.4 Apakah sebabnya?
mn41:18-42.5 Demikianlah ia yang berperilaku sesuai Dhamma, berperilaku selaras.
mn41:18-42.6 Jika, para perumah tangga, seorang yang berperilaku sesuai Dhamma, berperilaku selaras, menginginkan:
mn41:18-42.7 ‘Oh, semoga setelah kematian, dengan hancurnya jasmani, aku terlahir bersama para deva Tāvatiṁsa …
mn41:18-42.8 para deva Yāma …
mn41:18-42.9 para deva Tusita …
mn41:18-42.10 para deva yang bergembira dalam ciptaan …
mn41:18-42.11 para deva yang mengendalikan ciptaan orang lain …
mn41:18-42.12 akan terlahir kembali di tengah kumpulan para deva dari golongan Brahmā;
mn41:18-42.13 maka adalah mungkin bahwa setelah kematian, dengan hancurnya jasmani, ia akan terlahir kembali di tengah kumpulan para deva dari golongan Brahmā.
mn41:18-42.14 Apakah sebabnya?
mn41:18-42.15 Karena ia adalah seorang yang berperilaku sesuai Dhamma, berperilaku selaras.
mn41:18-42.16 Jika, para perumah tangga, seorang yang berperilaku sesuai Dhamma, berperilaku selaras, menghendaki:
mn41:18-42.17 ‘Oh, semoga setelah kematian, dengan hancurnya jasmani, aku terlahir kembali di tengah kumpulan para deva yang bercahaya’;
mn41:18-42.18 maka adalah mungkin bahwa setelah kematian, dengan hancurnya jasmani, ia akan terlahir kembali di tengah kumpulan para deva yang bercahaya.
mn41:18-42.19 Apakah sebabnya?
mn41:18-42.20 Demikianlah ia yang berperilaku sesuai Dhamma, berperilaku selaras.
mn41:18-42.21 Jika, para perumah tangga, seorang yang berperilaku sesuai Dhamma, berperilaku selaras, menginginkan:
mn41:18-42.22 ‘Oh, semoga setelah kematian, dengan hancurnya jasmani, aku terlahir kembali di tengah para dewa berkilauan terbatas …
mn41:18-42.23 para dewa berkilauan tak terbatas …
mn41:18-42.24 para dewa bercahaya gemilang …
mn41:18-42.25 para dewa dengan keindahan terbatas …
mn41:18-42.26 para dewa dengan keindahan tanpa batas …
mn41:18-42.27 para dewa dengan keindahan yang meresapi …
mn41:18-42.28 para dewa dengan buah yang melimpah …
mn41:18-42.29 para dewa Aviha …
mn41:18-42.30 para dewa Atappa …
mn41:18-42.31 para dewa Sudassā …
mn41:18-42.32 para dewa Sudassī …
mn41:18-42.33 para dewa Akaniṭṭha …
mn41:18-42.34 para dewa yang mencapai alam ruang tanpa batas …
mn41:18-42.35 para dewa yang mencapai alam kesadaran tanpa batas …
mn41:18-42.36 para dewa yang mencapai alam kekosongan …
mn41:18-42.37 para dewa yang mencapai alam tanpa persepsi maupun tanpa non-persepsi.’
mn41:18-42.38 Akan tetapi, ada kemungkinan bahwa setelah kematian jasmani, ia dapat terlahir kembali di tengah-tengah para dewa yang mencapai alam tanpa persepsi maupun tanpa non-persepsi.
mn41:18-42.39 Mengapa demikian?
mn41:18-42.40 Demikianlah karena mereka memiliki perilaku yang berdasarkan prinsip dan moral.