MN 3

Dhammadāyādasutta

Khotbah tentang Pewaris Dhamma

Majjhima Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

mn3:6.1

“Kittāvatā nu kho, āvuso, satthu pavivittassa viharato sāvakā vivekaṁ nānusikkhanti?

“Teman-teman, bagaimanakah para siswa dari seorang Guru yang berdiam dalam keterasingan tidak berlatih dalam keterasingan?

mn3:6.2

Idhāvuso, satthu pavivittassa viharato sāvakā vivekaṁ nānusikkhanti,

Di sini, teman-teman, para siswa dari seorang Guru yang berdiam dalam keterasingan tidak berlatih dalam keterasingan,

mn3:6.3

yesañca dhammānaṁ satthā pahānamāha, te ca dhamme nappajahanti,

mereka tidak meninggalkan hal-hal yang Guru katakan untuk ditinggalkan,

mn3:6.4

bāhulikā ca honti, sāthalikā, okkamane pubbaṅgamā, paviveke nikkhittadhurā.

dan mereka cenderung pada kemewahan, lengah, menjadi pelopor dalam kemunduran, dan mengabaikan keterasingan.

mn3:6.5

Tatrāvuso, therā bhikkhū tīhi ṭhānehi gārayhā bhavanti.

Dalam hal ini, teman-teman, para bhikkhu senior layak dikritik karena tiga hal.

mn3:6.6

‘Satthu pavivittassa viharato sāvakā vivekaṁ nānusikkhantī’ti—

‘Para siswa dari seorang Guru yang berdiam dalam keterasingan tidak berlatih dalam keterasingan’—

mn3:6.7

iminā paṭhamena ṭhānena therā bhikkhū gārayhā bhavanti.

ini adalah alasan pertama mengapa para bhikkhu senior layak dikritik.

mn3:6.8

‘Yesañca dhammānaṁ satthā pahānamāha te ca dhamme nappajahantī’ti—

‘Mereka tidak meninggalkan hal-hal yang Sang Guru katakan untuk ditinggalkan.’

mn3:6.9

iminā dutiyena ṭhānena therā bhikkhū gārayhā bhavanti.

Ini adalah alasan yang kedua.

mn3:6.10

‘Bāhulikā ca, sāthalikā, okkamane pubbaṅgamā, paviveke nikkhittadhurā’ti—

‘Mereka suka hidup berlimpah, lengah, menjadi pelopor dalam kemunduran, dan mengabaikan keterasingan.’

mn3:6.11

iminā tatiyena ṭhānena therā bhikkhū gārayhā bhavanti.

Ini adalah alasan yang ketiga.

mn3:6.12

Therā, āvuso, bhikkhū imehi tīhi ṭhānehi gārayhā bhavanti.

Para bhikkhu senior, teman-teman, layak dikritik karena tiga alasan ini.

mn3:6.13

Tatrāvuso, majjhimā bhikkhū …pe…

Dalam hal ini, teman-teman, para bhikkhu menengah …

mn3:6.14

navā bhikkhū tīhi ṭhānehi gārayhā bhavanti.

dan para bhikkhu junior layak dikritik karena tiga alasan yang sama.

mn3:6.15

‘Satthu pavivittassa viharato sāvakā vivekaṁ nānusikkhantī’ti—

‘Ketika Sang Guru berdiam dalam keterasingan, para siswa tidak berlatih dalam keterasingan.’

mn3:6.16

iminā paṭhamena ṭhānena navā bhikkhū gārayhā bhavanti.

Ini adalah alasan yang pertama bagi para bhikkhu junior untuk layak dikritik.

mn3:6.17

‘Yesañca dhammānaṁ satthā pahānamāha te ca dhamme nappajahantī’ti—

‘Mereka tidak meninggalkan hal-hal yang Sang Guru katakan untuk ditinggalkan.’

mn3:6.18

iminā dutiyena ṭhānena navā bhikkhū gārayhā bhavanti.

Dengan alasan yang kedua ini, para bhikkhu baru menjadi layak dicela.

mn3:6.19

‘Bāhulikā ca honti, sāthalikā, okkamane pubbaṅgamā, paviveke nikkhittadhurā’ti—

‘Mereka suka hidup berlimpah, lengah, mendahulukan kemunduran, dan mengabaikan tanggung jawab terhadap keterasingan’—

mn3:6.20

iminā tatiyena ṭhānena navā bhikkhū gārayhā bhavanti.

Dengan alasan yang ketiga ini, para bhikkhu baru menjadi layak dicela.

mn3:6.21

Navā, āvuso, bhikkhū imehi tīhi ṭhānehi gārayhā bhavanti.

Para bhikkhu baru, teman-teman, menjadi layak dicela karena tiga alasan ini.

mn3:6.22

Ettāvatā kho, āvuso, satthu pavivittassa viharato sāvakā vivekaṁ nānusikkhanti.

Demikianlah, teman-teman, ketika Sang Guru berdiam dalam keterasingan, para siswa tidak melatih diri dalam keterasingan.

SUMBER TEKS
Pālipending_review
Indonesia · berbantuan AIpending_review
English · Bhikkhu Sujatopending_review

Terjemahan Indonesia merupakan draf berbantuan AI Tiga Keranjang dan belum ditinjau manusia. Catatan pembaca ditampilkan terpisah dari teks sutta.