MN 3

Dhammadāyādasutta

Khotbah tentang Pewaris Dhamma

Majjhima Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

mn3:5.1

“Kittāvatā nu kho, āvuso, satthu pavivittassa viharato sāvakā vivekaṁ nānusikkhanti, kittāvatā ca pana satthu pavivittassa viharato sāvakā vivekamanusikkhantī”ti?

“Sahabat, bagaimanakah para siswa dari seorang Guru yang berdiam dalam keterasingan tidak berlatih dalam keterasingan, dan bagaimanakah pula para siswa dari seorang Guru yang berdiam dalam keterasingan berlatih dalam keterasingan?”

mn3:5.2

“Dūratopi kho mayaṁ, āvuso, āgacchāma āyasmato sāriputtassa santike etassa bhāsitassa atthamaññātuṁ.

“Sahabat, kami datang dari jauh untuk memahami makna pernyataan ini di hadapan Yang Mulia Sāriputta.

mn3:5.3

Sādhu vatāyasmantaṁyeva sāriputtaṁ paṭibhātu etassa bhāsitassa attho;

Baiklah, semoga Yang Mulia Sāriputta sendiri berkenan menjelaskan makna dari uraian ini;

mn3:5.4

āyasmato sāriputtassa sutvā bhikkhū dhāressantī”ti.

setelah mendengar dari Yang Mulia Sāriputta, para bhikkhu akan menyimpannya.”

mn3:5.5

“Tena hāvuso, suṇātha, sādhukaṁ manasi karotha, bhāsissāmī”ti.

“Baiklah, teman-teman, dengarkanlah, perhatikanlah dengan saksama, aku akan berbicara.”

mn3:5.6

“Evamāvuso”ti kho te bhikkhū āyasmato sāriputtassa paccassosuṁ.

“Baik, teman,” para bhikkhu itu menjawab Yang Mulia Sāriputta.

mn3:5.7

Āyasmā sāriputto etadavoca:

Yang Mulia Sāriputta berkata sebagai berikut:

SUMBER TEKS
Indonesia · diterjemahkan dengan bantuan AI
English · Bhikkhu SujatoSumber ↗

Terjemahan Indonesia dibuat dengan bantuan AI oleh Bunbun.