mn3:9-15.1 Di sini, sahabat, kemarahan adalah buruk, dan permusuhan adalah buruk …
mn3:9-15.2 kemunafikan adalah buruk, dan sikap merendahkan adalah buruk,
mn3:9-15.3 keirihatian adalah buruk, dan kekikiran adalah buruk,
mn3:9-15.4 penipuan adalah buruk, dan kecurangan adalah buruk,
mn3:9-15.5 kekeraskepalaan adalah buruk, dan kesombongan adalah buruk,
mn3:9-15.6 keangkuhan adalah buruk, dan keangkuhan yang berlebihan adalah buruk,
mn3:9-15.7 kemabukan adalah buruk, dan kelengahan adalah buruk.
mn3:9-15.8 Untuk meninggalkan kesombongan dan kelengahan, terdapat jalan tengah yang melahirkan penglihatan, melahirkan pengetahuan, menuju pada ketenangan, penembusan langsung, pencerahan, dan Nibbāna.
mn3:9-15.9 Dan apakah, sahabat, jalan tengah yang melahirkan penglihatan, melahirkan pengetahuan, menuju pada ketenangan, penembusan langsung, pencerahan, dan Nibbāna itu?
mn3:9-15.10 Yaitu Jalan Mulia Berunsur Delapan ini, yakni:
mn3:9-15.11 pandangan benar, kehendak benar, ucapan benar, perbuatan benar, penghidupan benar, usaha benar, perhatian benar, dan konsentrasi benar.
mn3:9-15.12 Inilah, para sahabat, jalan tengah yang menimbulkan penglihatan, menimbulkan pengetahuan, mengarah pada ketenangan, pada pengetahuan langsung, pada pencerahan, pada Nibbāna.”
mn3:9-15.13 Demikianlah yang dikatakan oleh Yang Mulia Sāriputta.
mn3:9-15.14 Dengan gembira, para bhikkhu itu menyetujui ucapan Yang Mulia Sāriputta.
mn3:9-15.15 Selesailah Sutta Pewaris Dhamma, yang ketiga.