MN 3

Dhammadāyādasutta

Khotbah tentang Pewaris Dhamma

Majjhima Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

mn3:3.1 Di sini, para bhikkhu, seandainya Aku telah makan dan menolak makanan tambahan, merasa kenyang, puas, dan tercukupi sesuai kebutuhan;

mn3:3.2 dan ada sisa makanan dana yang akan dibuang.

mn3:3.3 Kemudian dua bhikkhu datang yang lemah karena kelaparan.

mn3:3.4 Aku akan berkata kepada mereka:

mn3:3.5 ‘Para bhikkhu, aku telah makan dan menolak makanan tambahan, telah kenyang, telah puas, dan telah mendapatkan secukupnya;

mn3:3.6 dan ada sisa makanan ini yang akan dibuang.’

mn3:3.7 ‘Jika kalian menginginkannya, makanlah. Jika kalian tidak akan memakannya, sekarang aku akan membuangnya di tempat yang hanya sedikit tumbuhnya, atau mencelupkannya ke dalam air yang tidak memiliki makhluk hidup.’

mn3:3.8 Kemudian salah seorang bhikkhu berpikir:

mn3:3.9 Sang Bhagavā telah selesai makan, telah menolak makanan tambahan, telah kenyang, telah puas, telah tercukupi, dan telah makan sepuasnya;

mn3:3.10 Dan ada makanan dana yang tersisa dari Sang Bhagavā, yang merupakan kelebihan yang akan dibuang.

mn3:3.11 Jika kami tidak memakannya, sekarang Sang Bhagavā akan membuangnya di tempat yang tidak berumput atau mencelupkannya ke dalam air yang tidak bernyawa.

mn3:3.12 Tetapi hal ini telah dinyatakan oleh Sang Bhagavā:

mn3:3.13 “Para bhikkhu, jadilah pewaris Dhamma, bukan pewaris materi.”

mn3:3.14 Dan makanan dana adalah salah satu hal dari daging.

mn3:3.15 ‘Daripada memakan makanan dana ini, mengapa aku tidak menghabiskan siang dan malam ini dalam keadaan lemah karena lapar?’

mn3:3.16 Maka ia tidak memakan makanan dana itu, dan menghabiskan siang dan malam itu dalam keadaan lemah karena lapar.

mn3:3.17 Kemudian bhikkhu kedua berpikir:

mn3:3.18 ‘Sang Bhagavā telah makan dan menolak makanan tambahan, telah kenyang, telah selesai, telah puas, dan telah makan sepuasnya.

mn3:3.19 Dan ada lagi makanan dana milik Bhagavā ini yang berlebih, yang akan dibuang.

mn3:3.20 Jika kami tidak memakannya, sekarang Bhagavā akan membuangnya di tempat yang tidak berumput atau mencelupkannya ke dalam air yang tidak berpenghuni.

mn3:3.21 Mengapa aku tidak memakan makanan dana ini, lalu setelah menghalau kelemahan karena lapar, dengan demikian aku melewati siang dan malam ini?

mn3:3.22 Setelah memakan makanan dana itu dan menghilangkan kelemahan karena lapar, demikianlah ia melewatkan siang dan malam itu.

mn3:3.23 Para bhikkhu, meskipun bhikkhu itu, setelah memakan makanan dana itu dan menghilangkan kelemahan karena lapar, melewatkan siang dan malam itu demikian, namun bhikkhu yang pertama itulah yang lebih patut dihormati dan lebih patut dipuji.

mn3:3.25 Karena, para bhikkhu, hal itu sejak lama akan mengarah pada seorang bhikkhu yang memiliki sedikit keinginan, merasa puas, merendahkan diri, mudah dipelihara, dan bersemangat dalam berusaha.

mn3:3.26 Oleh karena itu, para bhikkhu, jadilah pewaris Dhamma, bukan pewaris harta duniawi.

mn3:3.27 Karena kasih sayang-Ku kepada kalian,

mn3:3.28 ‘Bagaimana agar para siswa-Ku menjadi pewaris Dhamma, bukan pewaris hal-hal duniawi?’”

SUMBER TEKS
Indonesia · diterjemahkan dengan bantuan AI
English · Bhikkhu SujatoSumber ↗

Terjemahan Indonesia dibuat dengan bantuan AI oleh Bunbun.