MN 35

Cūḷasaccakasutta

Khotbah Pendek kepada Saccaka

Majjhima Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

mn35:23.1 Kemudian Dummukha, putra Licchavi, setelah mengetahui bahwa Saccaka putra Nigaṇṭha duduk diam, sedih, bahu merunduk, wajah menunduk, termenung, kehilangan kata-kata, berkata kepada Bhagavā:

mn35:23.2 "Sebuah perumpamaan terlintas dalam pikiranku, Bhagavā."

mn35:23.3 “Kalau begitu, sampaikanlah apa yang terlintas dalam pikiranmu, Dummukha,” kata Bhagavā.

mn35:23.4 “Bhante, misalkan ada sebuah kolam teratai tidak jauh dari sebuah desa atau kota,

mn35:23.5 Dan di sana hiduplah seekor kepiting.

mn35:23.6 Kemudian, Bhante, beberapa anak laki-laki atau anak perempuan akan meninggalkan desa atau kota itu dan mendatangi kolam tersebut; setelah mendatanginya, mereka akan masuk ke dalam kolam itu, mengangkat kepiting itu dari air, dan menaruhnya di tanah yang kering.

mn35:23.7 Sebab, Bhante, ketika kepiting itu menjulurkan capitnya, anak-anak lelaki atau perempuan itu akan mematahkan, meremukkan, dan menghancurkannya dengan kayu atau batu.

mn35:23.8 Demikianlah, Bhante, ketika semua capit kepiting itu telah dipatahkan, diremukkan, dan dihancurkan, ia tidak akan mampu lagi turun kembali ke kolam teratai itu, seperti sebelumnya.

mn35:23.9 Demikian pula, Bhante, segala kelicikan, penghindaran, dan perlawanan Saccaka putra Nigaṇṭha—semuanya telah dipatahkan, diremukkan, dan dihancurkan oleh Bhagavā.

mn35:23.10 Sekarang, Bhante, Saccaka putra Nigaṇṭha tidak akan mampu lagi mendekati Bhagavā untuk mencari perdebatan.”

SUMBER TEKS
English · Bhikkhu SujatoSumber ↗