mn33:6.1 Dan bagaimanakah, para bhikkhu, seorang bhikkhu tidak membuang telur lalat?
BAGIAN 6
mn33:6.2 Di sini, para bhikkhu, seorang bhikkhu menoleransi pikiran indrawi yang muncul, tidak meninggalkannya, tidak melenyapkannya, tidak mengakhirinya, tidak membawanya menuju ketiadaan. Pikiran niat jahat yang muncul … pikiran mencelakakan yang muncul … ia menoleransi kualitas-kualitas buruk yang tidak bermanfaat yang muncul satu per satu, tidak meninggalkannya, tidak melenyapkannya, tidak mengakhirinya, tidak membawanya menuju ketiadaan.
mn33:6.3 Demikianlah, para bhikkhu, seorang bhikkhu tidak memungut telur lalat.