mn32:6.1 Setelah itu, Yang Mulia Sāriputta berkata kepada Yang Mulia Anuruddha:
mn32:6.2 “Sahabat Anuruddha, Yang Mulia Revata telah menjawab sesuai dengan inspirasinya sendiri.
mn32:6.3 Kini kami akan mengajukan pertanyaan yang sama kepada Yang Mulia Anuruddha:
mn32:6.4 ‘Sahabat Anuruddha, Hutan Sala Gosiṅga ini indah, malamnya terang, pohon-pohon sala sedang berbunga sempurna, seolah-olah harum-haruman surgawi berhembus;
mn32:6.5 Bagaimanakah, Sahabat Anuruddha, seorang bhikkhu yang dapat memperindah Hutan Sala Gosiṅga itu?”
mn32:6.6 “Di sini, Sahabat Sāriputta, seorang bhikkhu dengan mata dewa yang murni dan melampaui mata manusia, mengamati seribu sistem dunia.
mn32:6.7 Bagaikan, Sahabat Sāriputta, seorang laki-laki yang berpenglihatan jernih berdiri di lantai atas sebuah istana yang indah, dapat mengamati seribu lingkaran roda (sistem dunia);
mn32:6.8 demikian pula, Sahabat Sāriputta, seorang bhikkhu dengan mata dewa yang murni dan melampaui mata manusia, mengamati seribu sistem dunia.
mn32:6.9 Demikianlah, Sahabat Sāriputta, seorang bhikkhu yang dapat memperindah Hutan Sala Gosiṅga itu.”