mn32:5.1 Setelah hal itu dikatakan, Yang Mulia Sāriputta berkata kepada Yang Mulia Revata:
mn32:5.2 “Sahabat Revata, Yang Mulia Ānanda telah menjawab sesuai dengan inspirasi masing-masing.
mn32:5.3 Kini kami bertanya kepada Yang Mulia Revata:
mn32:5.4 ‘Sahabat Revata, hutan Sāla Gosiṅga ini indah, malamnya diterangi cahaya rembulan, pohon-pohon sāla bermekaran sempurna, dan aroma surgawi, seolah-olah, menyebar;
mn32:5.5 bagaimanakah seorang bhikkhu, sahabat Revata, yang dapat memperindah hutan Sāla Gosiṅga ini?’”
mn32:5.6 “Di sini, sahabat Sāriputta, seorang bhikkhu senang pada keterasingan dan bergembira dalam keterasingan, bertekun dalam penenangan batin, tidak mengabaikan jhāna, memiliki pandangan terang, dan sering mengunjungi gubuk-gubuk kosong.
mn32:5.7 Demikianlah, sahabat Sāriputta, seorang bhikkhu yang seperti itulah yang akan memperindah Hutan Sala Gosiṅga.”