mn32:4.1 Yang Mulia Sāriputta melihat Yang Mulia Revata dan Yang Mulia Ānanda datang dari kejauhan.
mn32:4.2 Setelah melihatnya, ia berkata kepada Yang Mulia Ānanda:
mn32:4.3 “Mari, Yang Mulia Ānanda.
mn32:4.4 Selamat datang kepada Yang Mulia Ānanda, pelayan Sang Bhagavā, yang senantiasa dekat dengan Sang Bhagavā.
mn32:4.5 Sahabat Ānanda, hutan sala Gosiṅga ini sungguh indah, malam ini terang benderang, pohon-pohon sala sedang mekar sempurna, dan aroma surgawi seakan-akan tersebar di udara.
mn32:4.6 “Sahabat Ānanda, bhikkhu yang bagaimanakah yang akan membuat Taman Hutan Salaga menjadi indah?”
mn32:4.7 “Di sini, sahabat Sāriputta, seorang bhikkhu adalah sangat terpelajar, mengingat apa yang dipelajari, dan menghimpun apa yang dipelajari. Ajaran-ajaran itu baik di awal, baik di tengah, dan baik di akhir, bermakna dan tersusun dengan baik, yang menyatakan kehidupan suci yang lengkap dan murni secara keseluruhan. Ajaran-ajaran semacam itu telah ia pelajari dengan baik, diingat, diulangi secara lisan, direnungkan dengan pikiran, dan ditembus dengan baik oleh pandangan.
mn32:4.8 Ia mengajarkan Dhamma kepada empat kelompok umat dengan kata dan kalimat yang lengkap dan runtut, demi mencabut akar-akar kecenderungan tersembunyi.
mn32:4.9 Demikianlah, teman Sāriputta, seorang bhikkhu yang seperti itulah yang akan memperindah Hutan Sala Gosiṅga.”