mn32:12.1 Setelah itu, Bhante, aku berkata kepada Yang Mulia Revata:
mn32:12.2 ‘Telah dijawab, Sahabat Revata, oleh Yang Mulia Ānanda sesuai dengan pemahamannya masing-masing.
mn32:12.3 Namun sekarang kami bertanya kepada Yang Mulia Revata—
mn32:12.4 Indah, Sahabat Revata, hutan Sāla Gosiṅga ini, malamnya terang benderang, pohon-pohon sāla bermekaran semuanya, seolah-olah harum semerbak surgawi berhembus.
mn32:12.5 Bhikkhu seperti apakah, Sahabat Revata, yang dapat memperindah hutan Sāla Gosiṅga ini?’
mn32:12.6 Ketika hal ini dikatakan, Bhante, Yang Mulia Revata berkata kepadaku:
mn32:12.7 ‘Di sini, Sahabat Sāriputta, seorang bhikkhu senang dalam keterasingan, bergembira dalam keterasingan, tekun dalam penenangan batin, tidak mengabaikan jhāna, memiliki pandangan terang, dan mengembangkan tempat-tempat kosong.
mn32:12.8 ‘Demikianlah, sahabat Sāriputta, seorang bhikkhu yang seharusnya memperindah Hutan Sala Gosiṅga.’”
mn32:12.9 “Baik, baik, Sāriputta.
mn32:12.10 Sungguh, Revata telah menjawab dengan benar sebagaimana mestinya.”
mn32:12.11 Karena Revata, Sāriputta, senang pada keterasingan, bergembira dalam keterasingan, tekun dalam penenangan batin, tidak mengabaikan jhāna, memiliki pandangan terang, dan mengembangkan tempat-tempat kosong.”