MN 31

Cūḷagosiṅgasutta

Khotbah Pendek di Gosiṅga

Majjhima Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

mn31:14.1

“Sādhu sādhu, anuruddhā.

“Baik, baik, Anuruddhā.

mn31:14.2

Etassa pana vo, anuruddhā, vihārassa samatikkamāya etassa vihārassa paṭippassaddhiyā atthañño uttari manussadhammā alamariyañāṇadassanaviseso adhigato phāsuvihāro”ti?

Tetapi, Anuruddhā, apakah kalian telah mencapai pencapaian lain yang melampaui kemampuan manusia biasa, pengetahuan dan penglihatan para mulia, cara berdiam yang nyaman, untuk melampaui dan menenangkan cara berdiam itu?”

mn31:14.3

“Kiñhi no siyā, bhante.

“Bagaimana mungkin tidak, Bhante.

mn31:14.4

Idha mayaṁ, bhante, yāvadeva ākaṅkhāma pītiyā ca virāgā upekkhakā ca viharāma, satā ca sampajānā, sukhañca kāyena paṭisaṁvedema, yaṁ taṁ ariyā ācikkhanti: ‘upekkhako satimā sukhavihārī’ti tatiyaṁ jhānaṁ upasampajja viharāma.

Di sini, Bhante, selama kami menginginkannya, dengan meluruhnya kegembiraan, kami berdiam dengan keseimbangan, penuh perhatian dan kewaspadaan, dan merasakan kebahagiaan pada tubuh, yang oleh para mulia dikatakan: 'Seimbang dan penuh perhatian, berdiam dalam kebahagiaan'—kami masuk dan berdiam dalam jhāna ketiga.

mn31:14.5

Etassa, bhante, vihārassa samatikkamāya etassa vihārassa paṭippassaddhiyā ayamañño uttari manussadhammā alamariyañāṇadassanaviseso adhigato phāsuvihāro”ti.

Untuk melampaui dan menenangkan kediaman ini, Bhante, ini adalah pencapaian lain yang melampaui kondisi manusia, suatu keistimewaan pengetahuan dan penglihatan para mulia, yang telah kami capai untuk berdiam dengan nyaman.”

SUMBER TEKS
Indonesia · diterjemahkan dengan bantuan AI
English · Bhikkhu SujatoSumber ↗

Terjemahan Indonesia dibuat dengan bantuan AI oleh Bunbun.