
Mahāmoggallāna
Murid utama yang mengajarkan enam belas kualitas buruk dan mengajak para bhikkhu mengukur diri sendiri.
Anumānasutta — Mengukur Diri
Dalam Anumāna Sutta, Mahāmoggallāna mengajarkan enam belas kualitas buruk yang membuat seorang bhikkhu sulit dinasihati, dan mengajak setiap bhikkhu mengukur dirinya sendiri terhadap kualitas-kualitas itu.

Murid utama yang mengajarkan enam belas kualitas buruk dan mengajak para bhikkhu mengukur diri sendiri.
Hutan rusa di Crocodile's Bellow, negeri suku Bhagga, tempat Mahāmoggallāna menyampaikan ajaran ini.
Sebelum menilai orang lain, seorang bhikkhu diajak memeriksa dirinya sendiri apakah keenam belas kualitas buruk—seperti berkeinginan jahat atau berpura-pura ramah—ada dalam dirinya.
Mahāmoggallāna berbicara kepada para bhikkhu tentang kesiapan menerima nasihat. Ia meminta mereka membayangkan seseorang yang berkata, ‘Silakan tegur aku,’ tetapi ketika ditegur justru menjadi marah, membantah, menyerang balik, mengelak atau menunjukkan kejengkelan. Sikap seperti itu membuat orang lain enggan menasihatinya. Sebaliknya, seorang bhikkhu yang lembut, terbuka dan tidak mencari-cari alasan menjadi mudah didekati. Mahāmoggallāna kemudian mengajak setiap orang memeriksa dirinya sendiri melalui orang lain sebagai cermin, mengenali kualitas buruk yang sama bila terdapat dalam dirinya, dan berusaha meninggalkannya.
mn15:8.1 Suppose that, upon checking, a mendicant sees that they haven’t given up all these bad, unskillful qualities. Then they should make an effort to give them all up.
mn15:8.2 But suppose that, upon checking, a mendicant sees that they have given up all these bad, unskillful qualities. Then they should meditate with rapture and joy, training day and night in skillful qualities.
mn15:8.3 Suppose there was a woman or man who was young, youthful, and fond of adornments, and they check their own reflection in a clean bright mirror or a clear bowl of water. If they see any dirt or blemish there, they’d try to remove it.
mn15:8.4 But if they don’t see any dirt or blemish there, they’re happy, thinking:
mn15:8.5 ‘How fortunate that I’m clean!’
mn15:8.6 In the same way, suppose that, upon checking, a mendicant sees that they haven’t given up all these bad, unskillful qualities. Then they should make an effort to give them all up.
mn15:8.7 But suppose that, upon checking, a mendicant sees that they have given up all these bad, unskillful qualities. Then they should meditate with rapture and joy, training day and night in skillful qualities.”
mn15:8.8 That is what Venerable Mahāmoggallāna said.
mn15:8.9 Satisfied, the mendicants approved what Mahāmoggallāna said.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.